Israel Klaim Serang Lebih dari 400 Target di Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mar 2026, 11:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id, Tel Aviv - Militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap berbagai sasaran di Iran sepanjang Jumat, 6 Maret 2026. Operasi tersebut disebut menyasar lebih dari 400 target yang mencakup peluncur rudal balistik serta fasilitas penyimpanan pesawat tanpa awak atau drone.

Dilansir dari Al Arabiya, Sabtu, 7 Maret 2026, militer Israel melalui kanal Telegram menyampaikan bahwa salah satu serangan dilakukan di wilayah Shahroud, Iran bagian barat. Dalam operasi tersebut, pasukan Israel menargetkan sebuah truk yang disebut sedang memindahkan sistem pertahanan udara ke lokasi lain.

Militer Israel turut menyertakan foto udara yang memperlihatkan kendaraan yang diduga truk tersebut berada di sebuah jalan yang tidak diketahui lokasinya. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran terkait klaim tersebut.

Baca Juga: KPK Akan Panggil Suami dan Anak Fadia Arafiq Terkait Dugaan Aliran Dana

"Lebih dari 400 target dihantam di beberapa daerah di Iran, termasuk peluncur rudal balistik dan fasilitas penyimpanan UAV (drone) Iran," kata tentara dalam sebuah pernyataan.

Serangan dalam jumlah besar itu disebut masih sejalan dengan intensitas operasi yang dilaporkan Israel dalam beberapa hari terakhir. Hal tersebut menunjukkan bahwa militer Israel masih menjalankan kampanye serangan berkelanjutan terhadap sejumlah lokasi yang dianggap sebagai target strategis di Iran.

Operasi tersebut juga menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir. Israel menyatakan bahwa sasaran yang diserang berkaitan dengan kemampuan militer Iran, termasuk sistem peluncur rudal serta infrastruktur yang mendukung operasi drone.

x|close