Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto yang diklaim sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang tewas tertimpa reruntuhan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam gambar tersebut terlihat seorang pria lanjut usia berada di bawah puing bangunan, sementara sejumlah petugas penyelamat mengenakan helm dan rompi tampak melakukan proses evakuasi.
Unggahan itu disertai narasi yang menyebut Khamenei telah “syahid” dan menuliskan kalimat belasungkawa.
Klaim tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet yang mempercayai foto tersebut sebagai dokumentasi kematian pemimpin Iran.
Baca Juga: Dubes Iran: Ali Khamenei Telah Fatwakan Senjata Nuklir Haram
Unggahan yang menarasikan foto Pimpinan Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas tertimpa reruntuhan. Faktanya foto tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) (Antara)
Namun, hasil penelusuran menunjukkan tidak ada sumber resmi atau media kredibel yang memuat foto kematian Ali Khamenei seperti yang beredar di media sosial.
Foto tersebut juga tidak ditemukan dalam laporan resmi pemerintah Iran maupun dokumentasi media internasional.
Pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan dari Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki probabilitas tinggi sebagai hasil manipulasi AI atau deepfake, dengan tingkat indikasi mencapai 91,9 persen.
Hal ini mengindikasikan bahwa foto tersebut kemungkinan besar bukan gambar asli.
Baca Juga: Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Ditunda, Ada Apa?
Sebelumnya, televisi pemerintah Iran memang mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei gugur dalam serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Meski demikian, foto yang beredar dan diklaim memperlihatkan jasadnya di bawah reruntuhan dipastikan merupakan konten yang telah dimanipulasi.
(Sumber: Antara)
Arsip - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Xinhua/HO-Kantor Pemimpin Tertinggi Iran/aa. (Antara)