Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang menarasikan dugaan penolakan pasien oleh RSUD Dr Kumpulan Pane, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ramai diperbincangkan di media sosial. Video tersebut memicu perhatian publik setelah menampilkan keluhan seorang keluarga pasien yang mengaku tidak mendapat layanan karena keterbatasan ruang perawatan.
Dalam rekaman video yang beredar dan dilihat pada Jumat (9/1/2026), terlihat seorang perempuan tengah menemani orang tuanya yang sedang sakit di dalam ambulans yang terparkir di depan RSUD Dr Kumpulan Pane. Ia menyampaikan kekecewaannya karena pasien disebut tidak diterima untuk dirawat.
Perempuan tersebut mengaku telah mendatangi beberapa rumah sakit, namun ditolak dengan alasan serupa.
“Ginilah Pak, kami ditolak, di Bhayangkari pun ditolak, di sini pun nggak dikasih, katanya ruangannya penuh, saya orang yang nggak punya Pak,” ujarnya dalam video.
Ia menjelaskan bahwa orang tuanya menderita penyakit komplikasi dan baru saja keluar dari RSUD Dr Kumpulan Pane sekitar sepekan sebelumnya. Meski hanya berharap penanganan awal berupa pemasangan infus, permintaan tersebut disebut tidak dikabulkan.
“Nggak dikasih Pak (masuk), saya minta penanganan diinfus ajanya dulu, tapi orang itu nggak mau ngasih karena baru pulang dari sini baru satu minggu (lalu),” lanjutnya.
Baca Juga: Macron Nilai AS Kian Menjauh dari Aturan Internasional
Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD Dr Kumpulan Pane, Lili Marliana, membenarkan bahwa kondisi ruang rawat inap rumah sakit saat itu memang sedang penuh. Ia menyebut pihak medis telah memberikan beberapa alternatif penanganan kepada keluarga pasien.
“Dokter kita menyampaikan 2 opsi tadi, yang pertama dirawat di IGD dulu sambil nunggu kamar tersedia, yang kedua bisa langsung ke RS sekitar jika tidak bersedia menunggu,” kata Lili Marliana melalui pesan singkat.
Ia menambahkan, pihak keluarga pasien sempat mencoba menghubungi rumah sakit lain untuk memastikan ketersediaan kamar. Namun, kondisi penuh juga terjadi di RS Pamela.
“Info dari petugas, pendamping yang bersama keluarga pasien menghubungi RS Pamela untuk menanyakan kamar, dan ternyata full juga, dan akhirnya menghubungi RS Chevani ternyata tersedia kamar sehingga pasien dibawa keluarga ke RS tersebut,” tuturnya.
Viral Warga Ditolak RSUD Tebing Tinggi (Instaram)