Siswa Berkaca-kaca Cerita Uang Jajan Kini Bisa Ditabung Berkat MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 14:50
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. Pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (Badan Gizi Nasional (BGN) )

Ntvnews.id, Jakarta - Genap satu tahun program Makan Bergizi Gratis (MBG) diterapkan di sekolah-sekolah. Tak hanya memberikan asupan bernutrisi, program ini juga memberi dampak nyata bagi ekonomi kecil para siswa. Uang jajan yang biasanya habis untuk makan siang, kini bisa disimpan dan ditabung.

Hal tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Nanik menanyakan kepada para siswa mengenai uang jajan yang kini bisa mereka tabung sejak adanya MBG. Salah seorang siswi menjawab bahwa ia dapat menabung hingga Rp15 ribu setiap hari. Jawaban itu kemudian disampaikan Nanik kepada Wamenkes.

Baca Juga: MBG Kembali Dimulai, Awal Baru Pemenuhan Gizi Nasional

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang berbincang dengan salah seorang siswa di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026 di hari pertama MBG tahun 2026. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari. <b>(Antara )</b> Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang berbincang dengan salah seorang siswa di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026 di hari pertama MBG tahun 2026. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari. (Antara )

Nanik lalu menghampiri siswi tersebut dan terlibat dialog singkat. Siswi itu tampak berbisik, lalu Nanik membalasnya dengan rangkulan hangat. Mata siswi tersebut terlihat berkaca-kaca, sementara Nanik memeluknya dan sang siswi bersandar di bahunya. Suasana haru pun tercipta di tengah riuh ruang kelas.

Kisah serupa disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta yang akrab disapa SMK Boedi Oetomo. Rosid mengaku bahkan bisa menabung hingga Rp20 ribu per hari sejak adanya program MBG di sekolahnya.

“Perubahan paling kerasa itu di uang jajan. Saya biasanya bawa Rp20 ribu. Sekarang uangnya bisa disimpan karena tidak perlu beli makan,” ujar Rosid. “Setelah ada MBG, saya merasa lebih nyaman ke sekolah karena dapat makanan yang enak dan sehat,” lanjutnya.

Baca Juga: BGN Tegaskan MBG Tetap Jalan Saat Ramadhan

Menurut Rosid, program MBG juga berdampak pada konsentrasi belajar. Dengan perut terisi, ia tidak lagi menunggu jam pelajaran selesai hanya untuk pergi ke kantin.

“Di kelas dan saat praktik saya lebih fokus karena perut kenyang dan makanannya bersih dan steril. Menurut saya program MBG ini sangat penting karena membantu siswa menabung dan memastikan kita makan makanan sehat,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Badan Gizi Nasional atas program tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Badan Gizi Nasional atas program MBG ini. Harapan saya ke depan ditambahkan air minum supaya satu menu lebih lengkap,” pungkasnya.

x|close