Banjir Bandang di Pulau Siau Sulut Tewaskan 6 Warga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jan 2026, 14:10
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul  02.30 Wita. Selain lima rumah hilang, banjir bandang juga menutupi akses jalan antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan. ANTARA/Stenly Gaghunting Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul 02.30 Wita. Selain lima rumah hilang, banjir bandang juga menutupi akses jalan antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan. ANTARA/Stenly Gaghunting (Antara)

Ntvnews.id, Manado - Banjir bandang yang menerjang permukiman warga di Kelurahan Bahu, Lingkungan III, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

“Selain korban jiwa, beberapa rumah hilang, warga yang belum ditemukan serta warga mengalami luka-luka,” kata Bupati Kepulauan Sitaro Cinthya Ingrid Kalangit melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Deddy Passandaran di Manado, Senin.

Enam korban meninggal dunia tersebut masing-masing bernama Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis.

Selain itu, sejumlah warga masih dilaporkan hilang, yakni Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, serta Kairi Kansil yang masih berusia bayi.

Baca Juga: Awal Tahun 2026, Banjir Bandang Terjadi Lagi di Maninjau, Agam

Sementara itu, korban yang mengalami luka-luka dalam peristiwa banjir bandang tersebut antara lain Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil, dan Abo Pandaeng.

Untuk sementara, warga yang terdampak di Lingkungan III dan Lingkungan IV Kelurahan Bahu mengungsi ke Kantor Kelurahan Bahu. Selanjutnya, para pengungsi direncanakan akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane yang berada di Kecamatan Siau Timur.

“Data sementara warga pengungsi sebanyak 35 kepala keluarga, 108 jiwa,” ujar Deddy.

Banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan lima rumah warga dilaporkan hilang serta menutup akses jalan yang menghubungkan Kelurahan Bahu dengan Pangirolong di Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan.

 

(Sumber : Antara)

HIGHLIGHT

x|close