Merinding! Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Udara Saat Lepas Landas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 12:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Terbang Ilustrasi Pesawat Terbang (Pixabay)

Ntvnews.id, Washington D.C- Insiden nyaris tabrakan di udara melibatkan dua pesawat komersial terjadi saat proses lepas landas dari Bandara Internasional George Bush, Houston, Amerika Serikat, pada 18 Desember 2025.

Dilansiir dari NY Post, Minggu, 4 Januari 2025, peristiwa itu berlangsung ketika dua pesawat dari maskapai berbeda berada pada jalur penerbangan yang saling berpotongan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini kembali memicu perhatian terhadap persoalan keselamatan penerbangan di Amerika Serikat.

Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) telah membuka penyelidikan untuk mengusut insiden tersebut. Berdasarkan keterangan FAA, peristiwa ini melibatkan pesawat Volaris Airlines dengan nomor penerbangan 4321 rute El Salvador serta United Express Flight 814 tujuan Jackson, Mississippi.

FAA menjelaskan bahwa pesawat Volaris diduga melakukan manuver ke arah yang keliru sesaat setelah mengudara.

Baca Juga: Angin Puting Beliung di Bogor Lempar Sayap Pesawat ke Rumah Warga di Bogor, Begini Kata BMKG

“Pengatur lalu lintas udara menginstruksikan Volaris Flight 4321 untuk berbelok ke kiri setelah lepas landas dari Bandara Intercontinental Houston pada 18 Desember, tetapi pilot justru berbelok ke kanan ke arah CommuteAir Flight 814,” ujar FAA.

Pada saat yang sama, pesawat United Express yang dioperasikan oleh CommuteAir tengah lepas landas dari landasan pacu paralel. Insiden nyaris tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.05 waktu setempat.

Ilustrasi Pesawat <b>(Pixabay)</b> Ilustrasi Pesawat (Pixabay)

Hingga kini, penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kesalahan manuver tersebut. Dalam pernyataannya kepada Fox Business, CommuteAir menyatakan bahwa pilot mereka telah mematuhi seluruh instruksi pengatur lalu lintas udara.

“Berdasarkan penilaian awal kami, kru mengikuti seluruh instruksi ATC yang berlaku,” kata juru bicara CommuteAir.

Diketahui, United Airlines memiliki kepemilikan saham di CommuteAir sebagai operator penerbangan United Express. Sementara itu, Fox Business telah menghubungi pihak Volaris untuk meminta tanggapan, namun belum memperoleh respons resmi. Manajemen Bandara Internasional George Bush juga enggan berkomentar dan mengarahkan seluruh pertanyaan kepada FAA.

Baca Juga: Seskab Umumkan Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Bandara Internasional George Bush merupakan salah satu bandara tersibuk di Amerika Serikat, dengan rata-rata sekitar 500 kedatangan setiap hari dan melayani lebih dari 20 juta penumpang per tahun. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan terhadap keselamatan penerbangan di AS, terutama menjelang musim liburan Natal.

Menteri Transportasi AS Sean Duffy menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga keselamatan ruang udara nasional.

“Kami melihat bahwa saat memasuki hari-hari terakhir penutupan, kami mengurangi kapasitas maskapai sebesar 10 persen karena melihat tren yang bergerak ke arah yang salah,” ujar Duffy dalam wawancara dengan Fox Business awal bulan ini.

Ia menambahkan bahwa pemerintah siap mengambil langkah apa pun yang diperlukan demi memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.

x|close