Banjir Rob Rendam Jalan RE Martadinata Jakut, Ketinggian 15 Cm

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jan 2026, 10:00
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Banjir rob di Jakarta Utara. Banjir rob di Jakarta Utara. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis informasi terbaru genangan air akibat banjir pesisir (rob) yang terjadi pada Jumat, 2 Januari 2026 pukul 09.00 WIB.

Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee, sehingga meningkatkan risiko genangan di wilayah pesisir utara Jakarta.

Berdasarkan peringatan dini BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok periode 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kenaikan muka air laut secara signifikan.

Dampaknya, Pintu Air Pasar Ikan tercatat mencapai status Bahaya atau Siaga 1 pada pukul 08.00 WIB, yang kemudian memicu genangan di sejumlah titik.

BPBD DKI Jakarta mencatat saat ini terdapat satu ruas jalan tergenang, yakni Jalan RE Martadinata (depan Jakarta International Stadium/JIS), tepatnya di RT 001/RW 012, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara dengan ketinggian air kurang lebih 15 sentimeter.

"Jl. RE. Martadinata (Depan JIS), Rt. 001/Rw. 012, Kel. Papanggo, Jakarta Utara Ketinggian: 15 cm," tulis BPBD dalam keterangan tertulis.

Ilustrasi banjir <b>(Pixabay/ jsptoa)</b> Ilustrasi banjir (Pixabay/ jsptoa)

Baca Juga: Status Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Naik ke Siaga 1

Meski genangan relatif rendah, kondisi ini tetap berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga sekitar.bUntuk mempercepat penanganan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel guna memantau kondisi lapangan serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Upaya yang dilakukan meliputi penyedotan genangan air Memastikan saluran dan tali-tali air berfungsi optimal, Koordinasi bersama lurah dan camat setempat, hingga Penyiapan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

"Melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," tulis keterangan lagi.

x|close