Ntvnews.id, Beirut - Israel melancarkan serangan ke wilayah pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Dilansir dari AFP, Senin, 24 November 2025, Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa satu orang tewas dan 21 orang lainnya mengalami luka akibat serangan tersebut. Israel menyatakan bahwa operasi tersebut menargetkan "kepala staf" Hizbullah.
Kementerian Kesehatan Lebanon menegaskan bahwa angka tersebut merupakan "jumlah korban awal".
Baca Juga: Israel Lancarkan Serangan Udara di Lebanon Selatan, 4 Warga Tewas
Sebelumnya, militer Israel menegaskan bahwa mereka akan tetap melanjutkan operasi melawan Hamas di Lebanon.
"Dan akan terus beroperasi melawan teroris Hamas di mana pun mereka beroperasi," demikian pernyataan tentara Israel.
Israel terus melancarkan serangan terhadap Lebanon meskipun telah disepakati gencatan senjata pada November lalu yang bertujuan menghentikan permusuhan selama lebih dari satu tahun dengan Hizbullah, sekutu Hamas.
Tentara Israel menghancurkan kawasan bersejarah di kota Mhaibib, Lebanon selatan, yang menjadi lokasi makam putra Nabi Yakub. (Antara)