Polresta Bandung Pastikan Rizki Korban TPPO Telah Diamankan di KBRI Kamboja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Nov 2025, 19:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip- Kasat Reskrim Kompol Luthfi Olot saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan) Arsip- Kasat Reskrim Kompol Luthfi Olot saat memberikan keterangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan) (Antara)

Ntvnews.id, Kabupaten Bandung - Polresta Bandung memastikan bahwa Rizki Nurfadilah, remaja asal Kabupaten Bandung yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, telah berada di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.

Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot, mengatakan pihaknya menerima pembaruan informasi dari KBRI terkait keberadaan Rizki.

“Rizki sudah berada di KBRI Phnom Pehn, yang mana masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Olot di Bandung, Rabu, 19 November 2025.

Ia menjelaskan bahwa kepolisian telah memeriksa empat orang saksi, yakni ayah korban, nenek korban, serta dua orang temannya.

Baca Juga: Rizki Kiper Asal Bandung Korban TPPO Kamboja Sudah di KBRI, Sebut Tak Ada Penyiksaan

“Saat ini Polresta Bandung sedang menangani dugaan tindak pidana perdagangan orang terhadap saudara Rizki. Kami sudah memeriksa empat saksi yang membenarkan bahwa Rizki berada di Kamboja untuk bekerja,” tuturnya.

Selain memeriksa saksi, Polresta Bandung juga menjalin koordinasi dengan BP3MI Jawa Barat, Ditreskrimum, dan Ditreskrimsus Polda Jabar untuk memperkuat komunikasi dengan KBRI di Kamboja agar proses penanganan berjalan cepat.

“Kemudian kami dari Satreskrim terus melakukan penyelidikan untuk menggali fakta-fakta hukum yang terjadi ketika korban saudara berangkat menuju Kamboja,” tambahnya.

Baca Juga: Gen Z dan Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Sasaran Utama TPPO Online

Terkait proses pemulangan Rizki, ia memastikan seluruh pihak terkait tengah berupaya mempercepat kepulangannya.

“Kami berkoordinasi dengan BP3MI Jawa Barat, Ditreskrimum dan Ditressiber untuk proses pemulangan Rizki ke Indonesia,” kata Luthfi.

Dari pihak keluarga, terungkap bahwa Rizki sebelumnya dijanjikan kesempatan mengikuti seleksi tim sepak bola PSMS Medan oleh seseorang yang dikenalnya melalui Facebook. Namun, bukannya dibawa ke Medan, ia malah diterbangkan ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai operator penipuan daring yang menyasar warga negara China.

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close