Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban dalam peristiwa unjuk rasa di Jakarta pada Kamis 28 Agustus 2025 malam.
Dalam doa dan pesannya, Muzani berharap segala amal kebaikan Affan selama hidup diterima Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kesalahannya.
"Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian yang berat ini," ujar Muzani melalui akun Instagram miliknya, Jumat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan, kerukunan, dan persatuan bangsa di tengah kondisi yang ada.
"Semoga Allah terus menjaga kita semua menjadi bangsa yang dirahmati dan diridai Allah," kata Muzani.
Baca Juga: Wakil Ketua MPR Imbau Pendemo Jaga Ketertiban dan Keselamatan
Affan diketahui meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob. Insiden tersebut terjadi ketika aparat kepolisian berusaha memukul mundur massa aksi di sekitar kompleks parlemen, Jakarta. Kericuhan kemudian meluas ke sejumlah titik, seperti Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan. Peristiwa rantis yang menewaskan pengemudi ojol itu diduga terjadi di kawasan Pejompongan.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Abdul Karim, menyampaikan bahwa terdapat tujuh personel Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis tersebut. “Ketujuh anggota itu masih dalam proses pemeriksaan,” kata Karim pada Jumat dini hari.
(Sumber : Antara)