Qodari: Program CKG Layani 10,5 Juta Peserta hingga Februari 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mar 2026, 17:25
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan, M. Qodari, melaporkan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang Januari hingga Februari 2026 telah melayani 10.563.593 peserta di 9.543 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten/kota.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 714.808 peserta telah mendapatkan pengobatan, sementara 7.577.364 lainnya masih dalam proses tindak lanjut,” kata Qodari dalam konferensi pers di kantor KSP, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, program ini dilaksanakan secara terintegrasi lintas kementerian dan lembaga dengan target menjangkau 130 juta penduduk pada 2026. Target tersebut akan dicapai melalui perluasan layanan di 10.300 puskesmas serta dukungan dari 66 kementerian dan lembaga.

Menurut Qodari, integrasi sistem pelaporan juga terus diperbaiki agar pelaksanaan program semakin akuntabel dan transparan. Upaya ini sekaligus bertujuan menjadikan deteksi dini sebagai budaya baru dalam layanan kesehatan nasional.

Sasar Madrasah di Seluruh Indonesia

Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari (kiri) bersama Wakil Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional Irene Umar (tengah) dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan (kanan) memberikan keterangan  <b>(Antara)</b> Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari (kiri) bersama Wakil Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional Irene Umar (tengah) dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan (kanan) memberikan keterangan (Antara)

Pada sektor pendidikan keagamaan, Qodari menyebut CKG di lingkungan madrasah menjadi bagian dari strategi memperkuat deteksi dini kondisi kesehatan peserta didik dan tenaga kependidikan.

Program yang dikoordinasikan bersama Kementerian Agama ini menyasar 87.644 lembaga madrasah, mulai dari Raudhatul Athfal hingga Madrasah Aliyah. Total sasaran layanan mencakup 10.495.012 siswa serta 936.359 guru dan tenaga kependidikan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Islam tahun ajaran 2025–2026, hingga Januari 2026 tercatat 10.751 lembaga madrasah telah melaksanakan CKG. Sebanyak 1.914.615 siswa telah menerima pemeriksaan kesehatan, atau sekitar 12,28 persen dari total lembaga dan 18,11 persen dari jumlah siswa yang menjadi target program.

Qodari menilai capaian tersebut menunjukkan progres awal yang signifikan dalam membangun kesadaran pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah.

Tantangan Pelaksanaan

Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, serta pemerintah daerah.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan. Di antaranya perbedaan dukungan dari pemerintah daerah, sebaran madrasah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), keterbatasan anggaran, hingga kebutuhan penyelarasan data lembaga agar pelaksanaan program lebih merata.

“Secara keseluruhan, CKG tidak sekadar program layanan kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat layanan kesehatan dasar dan mencegah penyakit sejak dini, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.

x|close