Prabowo Tekankan Integritas dan Jiwa Kebangsaan kepada 375 Peserta Program P3MDI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 20:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada 375 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) angkatan pertama. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pentingnya integritas, kemampuan diri, serta pemahaman terhadap kondisi bangsa sebelum para peserta memasuki dunia kerja.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan hal tersebut setelah menghadiri taklimat Presiden kepada para peserta P3MDI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.

"Intinya tadi Bapak Presiden memberikan pembekalan bagaimana mereka betul-betul siap, betul-betul memiliki integritas yang baik, hati yang baik, kapasitas yang baik, dan juga jiwa kebangsaan, pemahaman yang baik tentang kondisi rakyat Indonesia, kondisi bangsa Indonesia," kata Brian.

Menurut Brian, P3MDI merupakan salah satu program pemerintah untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan berbagai agenda strategis nasional.

Baca Juga: Prabowo Minta Kementerian dan Lembaga Jaga Efisiensi Belanja hingga Akhir 2026

Pada tahap pertama, sekitar 400 orang telah melalui proses seleksi untuk dipersiapkan mengisi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN) maupun program strategis nasional.

"Penyiapan dari 400 orang yang nantinya ditempatkan di BUMN dan program strategis itu dilakukan oleh URI (Universitas Republik Indonesia)," ucapnya.

Brian menjelaskan, peserta program akan mengikuti pelatihan selama enam bulan. Setelah itu, mereka diwajibkan menjalani magang selama dua bulan sebelum ditempatkan sesuai dengan kebutuhan.

Materi pelatihan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan profesional, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan kemampuan kepemimpinan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian di antaranya kedisiplinan dalam kehidupan berbangsa, empati, manajerial, serta kepemimpinan.

"Ya pembelajaran seperti biasa, disiplin kebangsaan, empati, tapi di saat yang sama juga tentunya ada penyiapan kapasitas manajerial, kepemimpinan dan sebagainya. Kombinasi kedua itu," ujarnya.

Melalui pembekalan tersebut, Prabowo turut mengingatkan para peserta agar mampu menunjukkan kinerja optimal ketika menjalankan tugas, tanpa mengesampingkan nilai-nilai integritas.

"Sehingga mereka bagaimana dalam bekerja memiliki performa yang baik dengan integritas yang tinggi. Jadi, itu yang disampaikan presiden," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan taklimat kepada peserta P3MDI angkatan pertama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa. Berdasarkan pantauan ANTARA, para peserta mulai berdatangan ke Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.05 WIB.

Mereka terlihat mengenakan jas berwarna biru tua dengan baret merah dan lencana di bagian dada kanan. Pada bagian bahu masing-masing peserta juga terpasang lencana bertuliskan URI (Universitas Republik Indonesia).