Menkeu Suahasil Kejar Penerimaan Negara Rp600 Triliun Lebih dalam Dua Bulan Terakhir 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 17:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan Suahasil Nazara Menteri Keuangan Suahasil Nazara (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut pemerintah masih harus mengumpulkan penerimaan negara lebih dari Rp600 triliun pada November hingga Desember 2026. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah menjelang berakhirnya tahun anggaran.

Suahasil mengatakan, dirinya telah menyampaikan laporan perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Oktober kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Secara keseluruhan, realisasi pendapatan maupun belanja negara masih berjalan sesuai dengan rencana.

"Saya juga tadi sempat melaporkan APBN untuk tutup bulan Oktober, semuanya on track untuk pendapatan dan belanja, dan kira-kira untuk pendapatan negara kami harus mengumpulkan lagi November-Desember ini sekitar Rp 600 triliun lebih," kata Suahasil di Kompleks Istana Negara, Selasa, 3 November 2026.

Baca Juga: Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bersama Sejumlah Menteri di Istana, KSP Listyo Sigit Tak Tampak Hadir

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, pemerintah masih memiliki anggaran sekitar Rp990 triliun yang perlu direalisasikan hingga penghujung tahun.

"Dan untuk belanja negara masih sekitar Rp 990 triliun akan dibelanjakan," imbuhnya.

Suahasil menyampaikan Presiden Prabowo turut memberikan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga (K/L) menjaga efisiensi penggunaan anggaran. Hal ini perlu diperhatikan meskipun realisasi belanja pemerintah biasanya mengalami peningkatan pada akhir tahun.

"Dua bulan terakhir seperti biasa namanya operasi APBN itu kalau di akhir tahun biasanya itu ngegas, lebih cepat, lebih besar, itu silakan tapi harus tetap efisien, harus tetap dalam tata kelola yang baik dan tentu harus dilakukan sesuai dengan target output yang di yang dicanangkan ketika meminta anggaran tersebut," ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus mengoptimalkan upaya pengumpulan pendapatan negara. Di sisi lain, pengeluaran pemerintah tetap diarahkan agar lebih efisien.

"Pendapatannya tetap kita cari, pendapatan negara, tapi belanjanya terus kita efisiensikan," tutur Suahasil.

Adapun rincian perkembangan pendapatan dan belanja negara hingga akhir Oktober 2026 akan disampaikan pemerintah melalui konferensi pers APBN KiTa yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.