Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta, Minggu, 11 November 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi digital, serta pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
Agenda ini merupakan bagian dari tugas Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama pengembangan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan penguasaan teknologi.
"Inisiatif tersebut sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia unggul yang menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan perlu memberikan pengalaman nyata agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, produktif, dan mampu memecahkan persoalan di lingkungannya," ujar Listyo Sigit.
Dalam kunjungan tersebut, Listyo menandatangani prasasti peresmian renovasi SDN 2 Adisutjipto. Peresmian itu menjadi simbol dukungan terhadap peningkatan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik.
Ia juga meninjau pengembangan SD Negeri Adisutjipto 2 sebagai sekolah percontohan penerapan Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Baca Juga: Demo 28 Oktober, KSP Listyo Tegaskan Pemerintah Siap Tampung Aspirasi
Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya diarahkan untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pembentukan karakter. Mereka diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, bahkan menghasilkan karya melalui teknologi yang dipelajari.
Selain kegiatan belajar di kelas, sekolah tersebut mengembangkan Lahan Sekolah Produktif sebagai sarana pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Di lahan tersebut, siswa diperkenalkan dengan tanaman obat keluarga (TOGA), mulai dari jenis, manfaat, hingga peluang pengolahannya menjadi produk yang memiliki nilai guna. Salah satu rencana pengembangan yang disiapkan adalah mengolah serai menjadi bahan baku pengharum ruangan yang akan diproduksi oleh para siswa.
Listyo menilai pengalaman belajar secara langsung diperlukan agar peserta didik dapat mengenali potensi diri sekaligus mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan kualitas pendidikan di sekolah itu juga ditunjang dengan sejumlah fasilitas pembelajaran, seperti ruang penyiaran (broadcasting), perpustakaan, dan Papan Interaktif Digital (PID).
Perpustakaan diharapkan menjadi ruang untuk menumbuhkan minat baca, sementara PID dimanfaatkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Penggunaan perangkat digital tersebut juga menjadi bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang didorong Presiden Prabowo Subianto.
Kepala SD Negeri Adisutjipto 2, Andri Noviati Pihasta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Kepala Staf Kepresidenan terhadap pengembangan sekolah. Dukungan tersebut dinilai tidak hanya membantu peningkatan fasilitas pendidikan, tetapi juga memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.
Melalui kunjungan ini, KSP menegaskan komitmennya untuk mengawal program prioritas pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
Penguatan fasilitas, penerapan inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah diharapkan dapat mempercepat transformasi pendidikan dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
Listyo juga menyatakan KSP akan terus mendorong kolaborasi berbagai pihak agar agenda pembangunan pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi generasi mendatang.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Istimewa)