Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memuji deretan capaian kinerja jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan meminta seluruh pembantunya untuk tidak lagi merasa minder, seraya menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini telah berada di jalur yang benar.
Apresiasi disampaikan Kepala Negara saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Prabowo menekankan berbagai terobosan strategis yang telah dijalankan membuktikan kemampuan bangsa dalam mengelola kedaulatannya sendiri.
"Saudara-saudara, apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita. Swasembada pangan, ya, Danantara, ekspor satu pintu, begitu banyak keberhasilan kita, ya. Jadi saya minta jangan kita minder lagi. Jangan kita kita we are on the right track," ujar Prabowo sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 23 Oktober 2026.
Prabowo memaparkan keberhasilan pemerintah terlihat nyata melalui capaian fisik dan sektor riil selama dua tahun terakhir.
Di sektor ketahanan pangan dan ekonomi rakyat, Indonesia mencatatkan rekor cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah, integrasi investasi melalui Danantara, serta operasionalisasi 10.000 Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga: OJK Ungkap Total Denda Pelanggaran di Pasar Modal Tembus Rp2,52 Triliun
Selain itu, pemerintah mencatatkan realisasi program perbaikan hunian berupa bedah rumah yang telah menyentuh 440.000 unit, renovasi hampir 90.000 gedung sekolah, serta penganggaran 66 rumah sakit umum daerah yang 22 di antaranya telah rampung dibangun.
Di bidang konektivitas pedesaan, Presiden secara khusus mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Pembangunan Jembatan yang dipimpin Maruli Simanjuntak, yang berhasil merampungkan hampir 5.000 jembatan perintis dan membuka akses bagi lebih dari 12.000 desa di pelosok Nusantara.
Menutup arahannya, Prabowo mengingatkan seluruh anggota kabinet untuk senantiasa menjaga fokus dan haluan kebijakan negara, memastikan bahwa seluruh pencapaian pembangunan bermuara pada penguasaan kekayaan nasional oleh bangsa sendiri.
"Yang pertama, kita perlu selalu memelihara arah, arah kompas kita, ya. Kita menuju tujuan kita apa, tujuan kita saya tegaskan adalah agar kita bisa mengonsolidasikan, ya, mengamankan, menjaga, mengelola, dan meyakinkan bahwa kekayaan kita berada di tangan bangsa Indonesia," ungkap Prabowo.
Prabowo Subianto di Sidang Kabinet (Istimewa)