1,2 Ton Sabu Cair Disita dari Ruko yang Dijadikan Pabrik Narkoba di Aceh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 18:12
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama jajaran TNI, BNN, dan Ditjen Bea dan Cukai menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin dalam operasi gabungan. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama jajaran TNI, BNN, dan Ditjen Bea dan Cukai menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin dalam operasi gabungan.

Ntvnews.id, Jakarta - Petugas gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai menyita 1,2 ton sabu cair dari rumah toko (ruko) di Kabupaten Pidie, Aceh. Ruko tersebut dijadikan pabrik pembuatan narkoba.

Para pelaku disebut sebagai ancaman bangsa, karena merupakan jaringan internasional.

"Rekan-rekan media yang saya banggakan, pengungkapan laboratorium ini adalah pukulan telak bagi jaringan internasional," ujar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam konferensi pers, Jumat, 23 Oktober 2026.

Suyudi mengatakan, pengungkapan kasus ini alarm keras bagi semua pihak, agar TNI-Polri dan segenap elemen pemerintah beserta masyarakat selalu bergandengan tangan memberantas peredaran narkoba. Ia pun meminta masyarakat tidak apatis dengan wilayah sekitar, termasuk tetangga.

"Pengungkapan laboratorium gelap ini, tentunya ini menjadi sebuah pesan yang penting bahwa narkotika ada di sekitar rumah kita. Untuk itu mari kita bergandengan tangan bersama-sama," kata Suyudi.

Kapolri turut berpesan ke masyarakat yang mempunyai ruko untuk hati-hati menyewakan kepada orang. Masyarakat diminta memastikan terlebih dahulu bahwa penyewa adalah orang yang bisa dipertanggungjawabkan.

x|close