Kapolri Suyudi Siapkan Bedah Rumah Lansia Sebatangkara di Bogor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Okt 2026, 18:31
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Kapolri Suyudi Siapkan Bedah Rumah Lansia Sebatangkara di Bogor Kapolri Suyudi Siapkan Bedah Rumah Lansia Sebatangkara di Bogor (dok)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, mengusung slogan "Polisi Bersama Masyarakat". Baru dua minggu menjabat, Suyudi menunjukkan kepedulian terhadap pasangan lansia sebatangkara yang tinggal di Rumpin, Kabupaten Bogor.

Pasangan tersebut adalah Kakek Roip (81) dan istrinya, Nenek Amanah (76). Keduanya tinggal di Kampung Gunung Cabe RT 04 RW 04, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Menurut warga setempat, Mira (41), pasangan lansia tersebut menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka mengandalkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pemerintah serta belas kasih tetangga untuk bertahan hidup.

Kondisi rumah yang mereka tempati juga memprihatinkan karena sudah tidak layak huni. Bangunan tersebut bahkan dilaporkan nyaris roboh sehingga membutuhkan perbaikan segera demi keselamatan pasangan lansia itu.

"Untuk makan sehari-hari Kakek-Nenek ini hanya mengandalkan bantuan PKH. Rumahnya sudah benar-benar tidak layak huni, akan roboh," ujar Sumirah (45), Minggu,19 Oktober 2026.

Di usia 81 tahun, Kakek Roip masih berusaha mencari nafkah sebagai buruh tani serabutan. Ia mengandalkan upah dari pekerjaan yang diberikan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama istrinya.


"Beliau Kakek Roip hanya mengandalkan upah dari disuruh-suruh warga untuk bisa makan bersama istrinya," kata Sumira (45). Mira, sapaan akrabnya, merupakan warga sekitar yang juga bertugas sebagai bidan desa di Rumpin.

Sementara itu, Nenek Amanah (76) hanya mampu memasak di dapur yang kondisinya sudah tidak layak digunakan. Keterbatasan tersebut menambah berat kehidupan pasangan lansia yang tinggal berdua tanpa pendampingan keluarga tersebut.

Melihat kondisi pasangan lansia itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan kesiapan membantu melalui program bedah rumah. Rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Kakek Roip dan Nenek Amanah direncanakan mendapat perbaikan.


Menurut Mira, kondisi kesehatan Kakek Roip juga memprihatinkan karena penglihatannya sudah terganggu. Akibatnya, kemampuan kepala keluarga tersebut untuk mencari nafkah semakin terbatas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami juga prihatin warga sekitar sini sangat kasian dengan kondisi Kakek Roip yang sudah tidak bisa melihat lagi secara jelas," kata Mira. Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Kakek Roip mengalami katarak pada matanya.

Mira menambahkan, kondisi tersebut membuat pasangan lansia itu semakin membutuhkan perhatian dan bantuan dari lingkungan sekitar. Warga berharap perbaikan rumah serta dukungan sosial dapat membantu mereka menjalani kehidupan lebih aman.

"Diagnosanya Matanya Katarak," tutup Mira saat menceritakan kondisi Kakek Roip dan Nenek Amanah. Ia menyampaikan keprihatinan warga terhadap pasangan lansia yang hidup dalam keterbatasan tersebut.

Program kepedulian sosial ini diinisiasi langsung oleh Kapolri Jenderal Suyudi bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (Indonesian Police Lovers Community). Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membantu warga kurang mampu yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

Melalui rencana bedah rumah tersebut, bantuan diharapkan dapat meningkatkan kelayakan tempat tinggal Kakek Roip dan Nenek Amanah. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan kondisi hidup memprihatinkan.

Baca Juga: Mentan Amran Surati Kapolri Suyudi, Minta Mafia Pangan Ditindak

x|close