Ntvnews.id, Jakarta - Matriks Politik Indonesia melaporkan sejumlah nama menteri dan pejabat strategis terbaik di tubuh Kabinet Merah Putih memasuki dua tahun usia pemerintahan Prabowo-Gibran.
Temuan survei Matriks Politik Indonesia menunjukkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling dikenal publik, sedangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik.
Tingkat popularitas Seskab Teddy mencapai 88,88 persen, disusul oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (85,3 persen) dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (79,5 persen).
Sementara itu di jajaran menteri dan pejabat dengan penilaian terbaik, Mentan Amran menduduki peringkat pertama sebesar 75,1 persen. Posisi berikutnya diraih oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar (70,4 persen) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (68,8 persen).
“Seskab Teddy paling populer di mata publik, sedang Mentan Amran Sulaiman dinilai terbaik di jajaran kabinet pada dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” ucap Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi dalam keterangan tertulis, Rabu 21 Oktober 2026.
Baca juga: Survei Poltracking: Kepercayaan Publik kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran 64,8 Persen
Popularitas Teddy sangat tinggi berkat kedekatan dengan Presiden Prabowo dalam berbagai aktivitas kenegaraan maupun kemunculannya di depan publik.
“Peran Teddy sebagai Seskab menjadikannya sangat strategis untuk mengatur koordinasi para menteri dan pejabat tinggi lainnya,” jelas Supriyadi.
“Teddy pun kerap tampil untuk menjelaskan kebijakan pemerintah dalam konferensi pers bersama menteri-menteri dan pejabat terkait,” lanjut Supriyadi.
Menurutnya hadirnya Teddy dalam momen-momen seperti itu menunjukkan wajah Presiden dan dukungan kuat terhadap arah kebijakan yang ditelurkan.
Nama Teddy pun masuk dalam peringkat 5 besar menteri-menteri dengan penilaian terbaik.
“Popularitas dan penilaian yang baik terhadap Teddy memberi peluang menjadi kuda hitam di masa depan,” tandas Supriyadi.
Lebih lanuut pada peringkat kedua terdapat nama Bahlil dikenal karena kebijakannya di bidang energi maupun gaya komunikasinya yang lugas dan cair.
“Posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar menjadikannya sebagai anggota koalisi yang sangat diperhitungkan Prabowo, dengan sejumlah penugasan strategis yang membuatnya kerap tampil di panggung kebijakan,” terang Supriyadi.
“Demikian pula dengan AHY, sebagai Ketua Umum Demokrat dan potensial menjadi pemimpin nasional ke depan, popularitasnya sangat tinggi di tengah publik,” ujar Supriyadi.
Nama AHY kerap masuk dalam bursa Pilpres mendatang, meskipun masih harus bersaing dengan tokoh-tokoh lain yang popularitas dan elektabilitasnya jauh lebih tinggi.
Menteri-menteri lain dengan popularitas tinggi adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (78,8 persen), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (77,7 persen), dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti (73,8 persen).
Lalu ada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (72,9 persen), Menteri Agama Nasaruddin Umar (71,2 persen), Menko Pangan Zulkifli Hasan (62,8 persen), dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (58,4 persen).
Baca juga: Survei: Masyarakat Merasa Aman saat Kritik Prabowo, Pers Pun Bebas
Menteri Penilaian Terbaik
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi keterangan kepada awak media di Jakarta (Antara)
Ia juga menyebut nama Amran Sulaiman memiliki kinerja yang sangat baik dan penilaian positif dari publik.
“Amran berhasil mewujudkan target ambisius Prabowo untuk membawa Indonesia mencapai swasembada beras dalam setahun pemerintahan,” kata Supriyadi.
“Amran juga menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi dan mempertahankan kebijakan harga pembelian (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram,” terang Supriyadi.
Hasilnya, nilai tukar petani (NTP) mencapai 131,11 pada September 2026, mencatatkannya sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
“Tidak hanya dinilai terbaik, Amran pun dikenal luas oleh publik dengan tingkat popularitas yang tinggi,” ujar Supriyadi.
Kemudian ada Menag Nasaruddin menempati peringkat kedua menteri terbaik.
“Indeks kerukunan umat beragama pada 2025 mencatat rekor tertinggi sebesar 77,89, berkorelasi penting dalam menjaga stabilitas dan iklim berusaha tetap kondusif,” papar Supriyadi.
Baca juga: Survei Adidaya: TNI Duduki Peringkat Teratas Lembaga Paling Dipercaya Publik
Selanjutnya pada peringkat ketiga terbaik, Mensesneg Prasetyo tidak hanya menjalankan proses pengambilan keputusan strategis di Istana.
“Bahkan di tengah kegaduhan yang ada, Prasetyo muncul dengan penjelasan yang sangat tenang dan tidak memancing polemik,” jelas Supriyadi.
Nama-nama menteri lain yang dinilai terbaik adalah Mendikdasmen Abdul Mu’ti (65,5 persen), Seskab Teddy (63,8 persen), dan AHY (60,2 persen). Berikutnya ada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (55,7 persen) dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (52,1 persen).
Lalu ada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (50,6 persen) serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (45,7 persen).
Survei Matriks Politik Indonesia dilakukan pada 10-15 Oktober 2026, kepada 1200 responden yang dipilih secara acak bertingkat atau multistage random sampling mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Seskab Teddy Indra Wijaya (Istimewa)