Rano Karno Resmikan Namu Balai Kota, Ajak Warga Kenali Sejarah dan Pemerintahan Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Okt 2026, 06:43
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Rano Karno Rano Karno (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meresmikan program Namu Balai Kota atau City Hall Experience di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Program ini mengajak masyarakat mengenal sejarah ibu kota, melihat aktivitas pemerintahan secara langsung, hingga menikmati beragam kegiatan edukasi, komunitas, dan layanan publik.

Rano mengatakan, Namu Balai Kota menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mendekatkan pusat pemerintahan dengan masyarakat. Melalui program ini, Balai Kota tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga dibuka sebagai ruang publik untuk belajar, berinteraksi, dan berkreasi.

"Balai Kota ini bukan hanya balai kita, melainkan balainya masyarakat. Kita ingin membuka pintu agar warga Jakarta bisa melihat dan mengenal lebih dekat apa saja yang sudah dilakukan pemerintah," katanya.

Namu Balai Kota dibuka setiap dua pekan sekali pada Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Warga yang ingin berkunjung dapat melihat informasi jadwal dan melakukan reservasi melalui aplikasi JAKI atau laman resmi smartcity.jakarta.go.id/id/kunjungan/namu-balaikota.

Rano menjelaskan, konsep Namu Balai Kota terinspirasi dari karakter masyarakat Betawi yang terbuka dan ramah dalam menyambut tamu. Karena itu, ia berharap Balai Kota dapat menjadi ruang bersama yang bisa diakses masyarakat dari berbagai kalangan.

Program ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif bagi anak-anak dan generasi muda. Pengunjung dapat mengikuti tur ke sejumlah area pemerintahan, termasuk ruang kerja pimpinan daerah dan pusat pemantauan Jakarta Smart City.

Melalui kunjungan tersebut, anak anak diharapkan dapat memahami bagaimana Jakarta dikelola sekaligus mengenal berbagai profesi yang berperan dalam pembangunan kota.

"Saya ingin anak-anak Jakarta yang datang ke sini pulang dengan membawa mimpi besar. Mereka bisa melihat bagaimana kota ini dikelola, lalu terinspirasi untuk kelak menjadi perencana kota, ahli teknologi, arsitek, atau pelayan publik yang siap melanjutkan pembangunan Jakarta," ungkapnya.

Usai meresmikan program tersebut, Rano bersama jajaran Pemprov DKI mengikuti Tur Balai Kota dengan mengunjungi Pendopo dan sejumlah sudut bersejarah di kawasan pusat pemerintahan ibu kota.

Namu Balai Kota Disambut Antusias

Pendopo Balai Kota DKI Jakarta <b>(Pemprov DKI)</b> Pendopo Balai Kota DKI Jakarta (Pemprov DKI)

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan Namu Balai Kota merupakan gagasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wagub Rano Karno untuk menghadirkan pusat pemerintahan sebagai ruang publik, termasuk pada akhir pekan.

Sebelum diresmikan, program tersebut telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Saat itu, sekitar 300 pengunjung mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs resmi Pemprov DKI Jakarta.

Pada hari peluncuran, jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 500 orang. Antusiasme tersebut menunjukkan minat masyarakat untuk mengenal lebih dekat sejarah dan aktivitas pemerintahan Jakarta.

"Namu Balai Kota merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, Himpunan Pramuwisata Indonesia, dan Abang None Jakarta. Kami ingin menghadirkan ruang yang terbuka bagi masyarakat, komunitas, serta berbagai kegiatan edukatif dan kreatif," jelasnya.

Namu Balai Kota menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Tur Balai Kota, Kids on Air di Studio Berita Jakarta, pemutaran film melalui Jakarta Cinema Experience, ruang aktivitas komunitas di Community Playground, hingga bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain kegiatan edukatif, pengunjung dapat memanfaatkan Mini Mall Pelayanan Publik di halaman Balai Kota. Layanan yang tersedia meliputi pengurusan paspor dari Kantor Imigrasi Tanjung Priok, SIM Keliling dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, serta Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip).

Pengunjung juga dapat memperoleh informasi perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), mengakses layanan keuangan dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari Bank Jakarta, serta membeli produk pangan dari Dharma Jaya dan Food Station Tjipinang Jaya.

Kegiatan lainnya meliputi edukasi pemilahan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, latihan pencegahan kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan. Pengunjung juga dapat menikmati permainan tradisional seperti congklak, dampu, dan bekel yang dihadirkan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Anak-anak mengikuti Kids on Air untuk mencoba pengalaman menjadi penyiar, sementara pengunjung lainnya menikmati tur sejarah Balai Kota, pemutaran film, dan berbagai aktivitas komunitas.

Salah satu pengunjung, Rina (38) mengaku senang dapat mengajak anaknya mengunjungi Balai Kota. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena anak-anak bisa melihat langsung lingkungan kerja pemerintahan.

"Anak saya senang banget bisa masuk dan lihat langsung ruang kerja Gubernur DKI Jakarta. Mudah-mudahan program ini bisa rutin, karena bagus untuk edukasi anak-anak," tutur Rina.

x|close