Guru yang Diduga Lecehkan Siswa di SMKN 27 Jakarta Diberhentikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Okt 2026, 18:44
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Guru yang diduga melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap sejumlah siswa di SMK Negeri 27 Jakarta dipastikan telah diberhentikan dari tugasnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memastikan yang bersangkutan tidak akan kembali mengajar di sekolah-sekolah di wilayah Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk ketegasan pemerintah terhadap dugaan tindakan yang dinilai telah mencederai kepercayaan terhadap profesi pendidik.

“Saya sudah meminta untuk diberikan sanksi sekeras-kerasnya, setegas-tegasnya, dan tidak diberikan kesempatan kepada yang bersangkutan menjadi pendidik,” tegas Pramono di Balai Kota, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurut Pramono, dugaan tindakan yang dilakukan guru tersebut telah mencoreng marwah tenaga pendidik. Karena itu, dia meminta agar yang bersangkutan tidak lagi mendapatkan kesempatan untuk mengajar di sekolah mana pun di Jakarta.

“Karena apa yang dilakukan sudah betul-betul mencederai kepercayaan publik selama ini kepada yang bersangkutan, yang sudah menjadi pendidik. Jadi, enggak bisa lagi menjadi pendidik di Jakarta,” ujar Pramono.

Baca Juga: 13 Siswi SMKN 4 Kendari Alami Pelecehan Seksual

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim menyampaikan bahwa guru tersebut telah dibebastugaskan dari SMKN 27 Jakarta. Pemprov DKI menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kekerasan maupun pelecehan, khususnya yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari sekolah tersebut,” ungkap Chico.

Dugaan kekerasan dan pelecehan tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah muncul unggahan seorang warganet di media sosial Threads. Pengguna akun @nrfsyahab mengaku pernah menjadi siswa SMP yang mendapatkan pembelajaran dari guru yang sama.

Dalam unggahannya, warganet tersebut menuturkan bahwa guru seni budaya itu diduga kerap memberikan hukuman fisik kepada siswa yang belum menghafal materi pelajaran, termasuk suling dan pianika.
Ia mengaku pernah mendapatkan cubitan hingga meninggalkan bekas lebam pada tubuhnya. Tindakan serupa, menurut pengakuannya, juga dialami oleh siswa laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga: Betrand Peto Bantah Tuduhan Lakukan Pelecehan Seksual

"Setiap ada hafalan suling/pianika yang enggak hafal pokoknya kena cubitannya dia yang sampai keungu-unguan," tulis akun tersebut.

Dugaan tersebut kemudian mendapat perhatian publik dan mendorong pemerintah daerah mengambil langkah terhadap guru yang bersangkutan. Pemprov DKI memastikan proses penanganan dilakukan dengan menempatkan perlindungan siswa serta lingkungan sekolah yang aman sebagai perhatian utama.

(Sumber: ANTARA) 

x|close