Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Pengangkatan Richard sebagai wakil menteri di Kementerian Pertahanan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42M tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih.
Sebelum menduduki jabatan barunya, Richard menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sejak 24 Juli 2024. Perwira tinggi TNI ini memiliki rekam jejak panjang di dunia militer, terutama di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di jajaran TNI.
Profil Richard Tampubolon
Richard Taruli Horja Tampubolon lahir di Jakarta pada 24 Mei 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 dari kecabangan Infanteri.
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, Richard mengawali pengabdiannya di lingkungan Kopassus. Korps Baret Merah tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya, dengan sejumlah penugasan di bidang operasi, intelijen, dan kepemimpinan satuan.
Sepanjang kariernya, Richard menjalani berbagai penugasan militer di dalam negeri. Ia juga pernah mengikuti operasi militer di Timor-Timur pada 1998.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan dinasnya sebelum dipercaya menduduki sejumlah posisi komando dan jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat maupun Mabes TNI.
Pernah Pimpin Operasi Nemangkawi di Papua
Salah satu penugasan Richard yang menjadi sorotan adalah ketika ia dipercaya menjadi Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi I di Papua pada 2018.
Saat itu, Richard berpangkat Brigadir Jenderal TNI dan menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus. Dalam operasi tersebut, pasukan yang dipimpinnya dilaporkan berhasil merebut markas kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta melumpuhkan sejumlah pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).
Sebelum penugasan itu, Richard juga pernah mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Kopassus, antara lain Komandan Batalyon 11/Grup 1, Wakil Komandan Grup 2, Asisten Intelijen Danjen Kopassus, serta Komandan Grup 2 dan Grup 3 Kopassus.
Pengalamannya di satuan pasukan khusus tersebut menjadi bagian dari rekam jejak sebelum ia dipercaya memegang tanggung jawab yang lebih luas di lingkungan TNI.
Deretan Jabatan Strategis Richard Tampubolon
Karier Richard tidak hanya berkutat pada satuan pasukan khusus. Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan teritorial dan komando gabungan.
Pada 2016, Richard dipercaya menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) VI/Mulawarman. Ia kemudian menjabat Komandan Korem 023/Kawal Samudera pada 2016–2017.
Pada 2017, Richard kembali ke Kopassus sebagai Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI.
Perjalanan kariernya berlanjut ketika ia menjabat Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman pada 2018–2019. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) I pada 2019–2020.
Pada 2020–2021, Richard menjabat Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI. Ia kemudian mendapat tugas sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XVI/Pattimura pada 2021–2022.
Richard selanjutnya dipercaya menjadi Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (Irjenad) pada 2022 sebelum ditunjuk sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III pada 2023.
Jabatan Pangkogabwilhan III mencakup tanggung jawab komando gabungan di wilayah operasional yang meliputi Maluku dan Papua. Pada Juli 2024, Richard mendapat penugasan baru sebagai Kasum TNI.
Kini Bertugas di Kementerian Pertahanan
Penunjukan Richard sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan menandai babak baru dalam perjalanan kariernya.
Setelah bertahun-tahun bertugas di lingkungan TNI, mulai dari satuan pasukan khusus hingga komando gabungan, Richard kini mengemban tanggung jawab di kementerian yang menangani urusan pertahanan negara.
Sesuai bidang yang diembannya, jabatan tersebut berkaitan dengan aspek strategis pertahanan, pengembangan doktrin, serta pembangunan kekuatan pertahanan. Penunjukannya menempatkan Richard dalam jajaran pimpinan Kementerian Pertahanan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan pengalaman panjang di bidang operasi dan kepemimpinan militer, Richard memasuki jabatan baru setelah menempuh perjalanan karier yang mencakup berbagai tingkatan komando, pengawasan dan koordinasi di lingkungan TNI.
Letjen TNI Richard Tampubolon. (Foto: Dok. Puspen TNI)