Ntvnews.id, Jakarta - Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) menangkap Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya Organisasi Papua Merdeka (OPM), dalam sebuah operasi senyap di wilayah Papua Barat Daya.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana mengatakan penangkapan tersebut dilakukan oleh personel Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir yang dipimpin Letkol Marinir Laili Nugroho.
"Prajurit Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir di bawah pimpinan Letkol Marinir Laili Nugroho berhasil menangkap Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya," kata Rana Karyana dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.
Menurut Rana, Zakarias diamankan pada pukul 00.45 WIT dalam operasi yang berlangsung pada dini hari tersebut.
Baca Juga: Marinir TNI AL Terima 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika Serikat
Rekaman penangkapan itu juga diunggah melalui akun Instagram resmi Korps Marinir, @marinir_tni_al. Dalam video tersebut, Zakarias yang mengenakan kaus berwarna oranye terlihat ditangkap di sebuah rumah tanpa melakukan perlawanan.
Personel Marinir yang berada di lokasi juga terlihat tidak melakukan tindakan kekerasan maupun terlibat kontak senjata selama proses penangkapan. Namun, keterangan tertulis yang menyertai unggahan video tersebut tidak menjelaskan lokasi pasti rumah tempat Zakarias diamankan.
Rana menyampaikan bahwa petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan Zakarias. Barang-barang tersebut mencakup senapan angin, bendera Bintang Kejora, aksesori bermotif OPM, uang tunai, serta berbagai perlengkapan pribadi.
"Barang bukti satu pucuk senapan angin, satu buah bendera Bintang Kejora, dua buah gelang rotan, dua buah gelang bermotif warna OPM, dua buah senter kepala, uang tunai sebesar Rp76.000, satu buah dompet, satu buah lampu darurat, enam potong pakaian, satu bilah pisau, satu buah sisir, satu buah sikat gigi, tiga buah silet, dua buah cincin besi, satu buah korek api, satu lembar foto pribadi, serta tiga buah obat-obatan," kata Rana.
Baca Juga: Marinir TNI AL Latih Pengoperasian Kendaraan Tempur Amfibi LVT 7 A1
Saat ini, Zakarias telah dibawa ke Kotis Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut bertujuan menggali informasi mengenai kemungkinan rencana pergerakan OPM berikutnya.
"Pemeriksaan ini membuka peluang untuk memperoleh informasi lebih mendalam terkait dugaan aktivitas dan keterlibatannya dalam kelompok bersenjata di wilayah Papua Barat Daya," tutup Rana.
(Sumber: Antara)
Tangkapan layar video penangkapan Wakil Panglima Kodap IV Soraya OPM Zakarias Fatem oleh Prajurit Korps Marinir, Rabu, 14 Oktober 2026. (Antara)