Zulhas Targetkan 8.000 Koperasi Merah Putih Terisi Barang Kebutuhan Pokok hingga Akhir Oktober

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Okt 2026, 15:37
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (dua kanan) menyampaikan keterangan terkait percepatan pemenuhan barang dan sarana operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) seusai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (dua kanan) menyampaikan keterangan terkait percepatan pemenuhan barang dan sarana operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) seusai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan sekitar 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah dilengkapi barang kebutuhan pokok dan sarana operasional hingga akhir Oktober 2026.

Target tersebut disampaikan Zulhas setelah memimpin rapat koordinasi terbatas mengenai KDKMP di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.

"Kami akan selesaikan ini sampai akhir bulan, mudah-mudahan ini bisa selesai yang 8.000 ya," kata Zulhas.

Ia menjelaskan, pemerintah tengah mempercepat penyediaan barang untuk mendukung operasional koperasi agar dapat melayani kebutuhan masyarakat secara bertahap. Pemenuhan tersebut mencakup penyaluran bahan pokok dan barang bersubsidi.

Baca Juga: Zulhas Targetkan 82,9 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis Tercapai Maret 2026

Sejumlah komoditas yang disiapkan di antaranya pupuk bersubsidi, gula, minyak goreng, gas elpiji, serta beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disediakan Perum Bulog.

Zulhas menyebut masih ada sekitar 28.000 hingga 29.000 KDKMP yang membutuhkan pengisian barang. Dari jumlah tersebut, pemerintah memprioritaskan sekitar 8.000 koperasi untuk segera dilengkapi kebutuhan operasionalnya.

"Mungkin bisa 8.000-an terisi dalam minggu ini," ujarnya.

Meski pengisian barang diperkirakan dapat berlangsung pada pekan ini, Zulhas berharap seluruh kebutuhan sekitar 8.000 koperasi tersebut dapat dipenuhi sesuai target, yakni paling lambat akhir Oktober 2026.

Baca Juga: Zulhas Targetkan Seluruh Koperasi Merah Putih Beroperasi dalam 3 Bulan

Ia mengakui tingkat kesiapan setiap koperasi masih berbeda. Sejumlah koperasi sudah memiliki perlengkapan dan barang dagangan, sedangkan lainnya masih menjalani proses pemenuhan kebutuhan.

"Jadi saya pastikan akan ada memang yang belum lengkap, ada yang sudah lengkap, ada yang sudah terisi, ada yang belum terisi," katanya.

Selain mengecek ketersediaan barang, pemerintah juga memastikan kesiapan kendaraan pendukung distribusi dan kegiatan usaha koperasi. Sarana yang diperiksa mencakup truk, mobil pikap, serta becak motor (bentor).

Menurut Zulhas, pemeriksaan kendaraan tidak hanya berfokus pada keberadaan unit, tetapi juga kondisi mesin dan kelayakan operasionalnya. Hal tersebut diperlukan agar kendaraan yang disediakan benar-benar dapat digunakan untuk menunjang aktivitas koperasi.

Dari sisi penyaluran beras, Perum Bulog melalui keterangan tertulis pada Selasa, 13 Oktober 2026, mencatat sebanyak 1.985 KDKMP telah masuk dalam cakupan pelayanannya. Dari jumlah itu, sebanyak 736 koperasi sudah memperoleh pelayanan beras SPHP, sementara 1.249 lainnya masih dalam proses pelayanan.

Bulog juga melaporkan total pesanan pembelian (purchase order/PO) beras SPHP melalui jaringan koperasi tersebut mencapai 624 ton dan masih dalam proses pelayanan.

Secara khusus, terdapat 107 titik KDKMP dengan pesanan beras SPHP sebanyak 53,5 ton. Bulog menargetkan pelayanan atas pesanan tersebut dapat diselesaikan pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Sebelumnya, saat meninjau KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 13 Oktober 2026, Zulhas menegaskan bahwa kesiapan koperasi tidak hanya ditentukan oleh keberadaan bangunan dan sarana pendukung. Kemampuan pengelola dalam menjalankan usaha serta memberikan layanan kepada masyarakat juga menjadi aspek penting.

Pemerintah akan meneruskan pemenuhan kebutuhan operasional KDKMP secara bertahap, bersamaan dengan pembangunan koperasi lainnya yang masih berjalan.

(Sumber: Antara)

x|close