Australia Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi Usai Serangan Houthi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Okt 2026, 15:18
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto yang diambil menggunakan ponsel memperlihatkan kepulan asap tebal membubung di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi Sabtu, 19 September 2026. Foto yang diambil menggunakan ponsel memperlihatkan kepulan asap tebal membubung di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi Sabtu, 19 September 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Canberra - Pemerintah Australia mengeluarkan imbauan kepada warganya agar tidak mengunjungi Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menyusul serangkaian serangan Houthi di sejumlah wilayah negara tersebut.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), melalui pembaruan informasi perjalanan di layanan Smartraveller, meminta warga negaranya mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke Arab Saudi. Imbauan itu dikeluarkan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di negara tersebut dan kawasan sekitarnya.

"Kami saat ini mengimbau untuk tidak bepergian ke Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh karena insiden keamanan baru-baru ini yang mengganggu operasi bandara," demikian pernyataan DFAT, dikutip Senin, 12 Oktober 2026.

Pemerintah Australia juga memperingatkan bahwa konflik militer di kawasan tersebut berpotensi memicu pembatasan pergerakan dalam skala luas, penutupan wilayah udara, hingga pembatalan penerbangan.

Baca Juga: Australia Keluarkan Travel Warning ke Arab Saudi, Warga Diminta Waspada

Bagi warga Australia yang tetap berencana menggunakan Bandar Udara Internasional King Khalid, pemerintah meminta mereka memastikan kembali jadwal penerbangan kepada maskapai atau penyedia perjalanan. Mereka juga disarankan membatasi waktu berada di bandara.

DFAT turut mengingatkan warga Australia untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti perkembangan situasi melalui informasi resmi.

"Tetap waspada, prioritaskan keselamatan Anda, pantau peristiwa, dan ikuti imbauan setempat. Hindari pangkalan militer dan infrastruktur energi. Jika terjadi serangan, pindah ke tempat perlindungan tertutup," kata DFAT.

Baca Juga: Demonstran Australia Desak Pengusiran Dubes Israel

Selain peringatan terkait bandara di Riyadh, pemerintah Australia menetapkan larangan perjalanan ke Provinsi Asir, Jazan, dan Najran di wilayah selatan Arab Saudi. Imbauan serupa juga berlaku untuk seluruh wilayah dalam radius 30 kilometer dari perbatasan Arab Saudi dengan Yaman.

(Sumber: Antara)

x|close