Ntvnews.id, Paris - Prancis mengumumkan keberhasilan uji tembak rudal balistik baru yang memiliki kemampuan nuklir dari kapal selam bertenaga nuklir. Uji coba tersebut menjadi yang pertama untuk rudal balistik M51.3 yang dikembangkan oleh Prancis.
Dilansir dari AFP, Kamis, 8 Oktober 2026, Kementerian Pertahanan Prancis menyatakan rudal tersebut tidak dilengkapi hulu ledak ketika diluncurkan dalam pengujian pada Selasa waktu setempat.
Rudal yang merupakan pengembangan dari varian M51 itu ditembakkan dari kapal selam Le Vigilant di perairan lepas pantai Brittany. Setelah diluncurkan, rudal tersebut jatuh "di Atlantik Utara, ratusan kilometer dari garis pantai mana pun".
Seorang pejabat Prancis yang berbicara kepada AFP tanpa menyebutkan identitasnya mengatakan Presiden Emmanuel Macron turut menyaksikan peluncuran tersebut secara langsung dari kapal perang Prancis.
"Peluncuran dilakukan tanpa hulu ledak nuklir dan sepenuhnya mematuhi komitmen internasional Prancis," kata Kementerian Pertahanan Prancis dalam pernyataannya.
Baca Juga: Tiga Kapal Perang Pakistan Bersandar di Jakarta, Ada Kapal Selam
Kementerian Pertahanan Prancis menyebut pengujian tersebut "sekali lagi menunjukkan keunggulan solusi berteknologi tinggi yang diterapkan oleh industri Prancis di bidang pencegahan nuklir".
Pengujian rudal ini berlangsung ketika situasi keamanan di Eropa tengah diwarnai ketegangan. Sebelumnya, Macron memperingatkan adanya perubahan karakter "agresi dan ancaman Rusia" terhadap negara-negara Eropa setelah muncul sejumlah serangan "hybrid" yang dituding melibatkan Moskow.
Pada pertengahan September, Macron juga menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut "tidak akan dibiarkan tanpa respons".
Selain itu, Macron pada tahun ini mengajukan gagasan agar negara-negara mitra di Eropa dapat bergabung dalam kerangka pencegahan nuklir "mutakhir" milik Prancis. Prancis diketahui menjadi satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang memiliki senjata nuklir.
Kapal Selam