Jangan Sampai Menyesal, Ini Alasan Kenapa Uang Cepat Habis di Usia 20-an

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Sep 2026, 16:15
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Financial Educator & Konsultan Keuangan, Aliyah Natasha Financial Educator & Konsultan Keuangan, Aliyah Natasha (Youtube Nusantara TV)

Ntvnews.id, Jakarta - Financial Educator dan Konsultan Keuangan, Aliyah Natasha, mengungkapkan bahwa kondisi gen z yang mengeluhkan uang gaji atau pendapatan mereka cepat habis begitu saja umumnya dipicu oleh satu hal mendasar, yakni tidak adanya tujuan keuangan (financial goals) yang jelas.

Menurut Aliyah, usia 20 tahun merupakan fase krusial karena menjadi fondasi utama dalam pembentukan daya hasil (earning powers) seseorang untuk masa depan. Oleh karena itu, generasi muda dituntut untuk lebih bijak dan sadar dalam mengelola setiap rupiah yang dimiliki.

"Generasi muda perlu menyadari bahwa ketidakpastian dan krisis ekonomi adalah siklus yang nyata. Kita bisa berkaca dari krisis pandemi COVID-19 pada 2020, konflik geopolitik Ukraina pada 2023, hingga tensi global yang masih terjadi saat ini," ungkap Aliyah saat hadir menjadi pembicara dalam gelar wicara (talkshow) Nusantara TV Goes to Campus bertajuk “Money Talk, No Stress” di Balai Purnomo Prawiro, Kampus UI Depok, Selasa, 22 September 2026.

Aliyah menambahkan, untuk membantu mengontrol arus kas dan membangun fondasi finansial yang kuat. Dia membagikan konsep tiga peran uang yang wajib dipahami oleh generasi muda, di antaranya:

Peran Hari Ini: Uang yang dialokasikan khusus untuk membiayai seluruh kebutuhan operasional dan kelangsungan hidup saat ini.

Peran Masa Depan: Alokasi uang dalam bentuk tabungan maupun investasi yang disiapkan untuk menghadapi berbagai ketidakpastian dan risiko krisis di kemudian hari.

Peran Masa Lalu: Beban cicilan atau utang yang timbul akibat gaya hidup konsumtif di masa lalu. Peran ini rentan mengambil alih dan menggerogoti kapasitas keuangan masa depan jika tidak dikendalikan dengan baik.

"Uang yang kamu punya hari ini tapi kamu melakukan dengan pinjaman, pinjaman itu akan mengambil masa depan kamu. Jadi kalau kamu merasa uangnya kemana, bikin satu tujuan yang jelas" kata Aliyah.

Dengan memiliki perencanaan yang matang serta membagi alokasi uang sesuai dengan pos peran masing-masing, generasi muda diharapkan dapat terhindar dari jebakan gaya hidup konsumtif dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

x|close