Namu Balai Kota Disambut Antusias Warga, Ini Kata Pramono

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Okt 2026, 09:33
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Namu Balai Kota Namu Balai Kota (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Program Namu Balai Kota yang dihadirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sekitar 300 warga mengikuti pelaksanaan perdana program yang membuka akses bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat Balai Kota Jakarta.

Namu Balai Kota merupakan program yang menggabungkan unsur edukasi, rekreasi, komunitas, hingga pelayanan publik. Program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk melihat langsung lingkungan serta aktivitas pemerintahan di kompleks Balai Kota.

Uji coba Namu Balai Kota berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Setelah pelaksanaan perdana, program ini akan dibuka secara rutin setiap dua minggu sekali pada Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

Baca Juga: Balai Kota DKI Dibuka untuk Umum

Pramono mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang mengikuti uji coba tersebut. Tingginya jumlah pengunjung bahkan membuat panitia harus melakukan penyesuaian terhadap sistem kunjungan.

"Alhamdulillah antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift-shift sebenarnya. Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang. Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi. Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan," katanya, dikutip Senin, 5 Oktober 2026.

Namu Balai Kota Buka Akses Warga Mengenal Pemerintahan

Suharini Eliawati  <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Suharini Eliawati (NTVNews.id/Adiansyah)

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, Namu Balai Kota lahir dari keinginan agar kompleks pemerintahan tersebut dapat menjadi ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat.

Program ini juga dirancang agar anak-anak dan pelajar dapat melihat secara langsung aktivitas pemerintahan di Jakarta.

"Ini adalah ide Bapak Gubernur yang ingin Balai Kota menjadi tempat terbuka bagi warganya. Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini," ujar Suharini.

Namu Balai Kota dikembangkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta bersama Jakarta City Branding (JCB). Program tersebut juga mendapat dukungan Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI.

Beragam aktivitas disiapkan untuk pengunjung Namu Balai Kota. Salah satunya Paket Tur Balai Kota yang dipandu Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta.

Pengunjung juga dapat menikmati Jakarta Cinema Experience atau Nonton Pilem. Sementara anak-anak dapat mengikuti Kids on Air atau Reporter Cilik untuk mengenal dunia jurnalistik melalui pengalaman langsung.

Selain kegiatan edukasi, Namu Balai Kota menyediakan Mini Mall Pelayanan Publik, Community Playground untuk aktivitas warga dan komunitas, panggung hiburan musik, hingga bazar kuliner.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi (Tengah) <b>(Pemprov DKI)</b> Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi (Tengah) (Pemprov DKI)

Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan, program tersebut diharapkan menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat dalam mengenal Balai Kota.

"Prinsipnya, warga bukan sekadar tamu, melainkan owner dari Balai Kota ini. Kami ingin anak muda dan berbagai komunitas bisa hadir untuk berkumpul, berkarya, dan merasa makin dekat dengan pemerintahannya," katanya.

Tidak hanya menjadi ruang edukasi dan rekreasi, Namu Balai Kota juga menghadirkan berbagai pelayanan publik.

Melalui Mini Mall Pelayanan Publik, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan, seperti perpanjangan paspor, SIM Keliling, Samsat Keliling, hingga layanan administrasi kependudukan.

Untuk mengikuti sejumlah kegiatan utama, masyarakat perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Pendaftaran tersebut tidak dipungut biaya.

Komunitas dan lembaga dapat mengikuti kegiatan melalui undangan resmi. Sementara masyarakat umum dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui laman Smart City Jakarta dan aplikasi JAKI.

Setelah proses pendaftaran selesai, pengunjung akan mendapatkan konfirmasi melalui email sekaligus pengingat mengenai jadwal kunjungan.

Reservasi menjadi akses utama untuk mengikuti tiga kegiatan, yakni Paket Tur Balai Kota, Nonton Pilem, dan Reporter Cilik.

Namun, warga yang datang tanpa melakukan reservasi tetap dapat menikmati sejumlah fasilitas. Di antaranya layanan Mini Mall Pelayanan Publik, kegiatan komunitas di Community Playground, pertunjukan musik, serta bazar kuliner.

Informasi Namu Balai Kota Bisa Diakses Online

Pendopo Balai Kota DKI Jakarta <b>(Pemprov DKI)</b> Pendopo Balai Kota DKI Jakarta (Pemprov DKI)

Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal dan perkembangan terbaru Namu Balai Kota dapat mengakses informasi melalui laman resmi Smart City Jakarta.

Informasi juga tersedia melalui akun Instagram dan TikTok @namu.balaikota. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi email resmi [email protected].

Pemprov DKI menargetkan jumlah pengunjung Namu Balai Kota saat program berjalan penuh mencapai sekitar 400 orang dalam setiap pelaksanaan.

Warga Sebut Namu Balai Kota Menarik

Antusiasme warga terlihat dari pengalaman peserta yang mengikuti uji coba perdana. Salah satunya Fakhri Faizullah yang mengaku senang dapat melihat langsung berbagai fasilitas di Balai Kota Jakarta.

Menurutnya, pengalaman berkunjung secara langsung memberikan kesan berbeda dibandingkan hanya melihat Balai Kota melalui layar televisi.

"Ternyata fasilitasnya lebih bagus daripada yang ditayangkan di TV. Kita juga bisa melihat foto gubernur-gubernur Jakarta terdahulu. Asyik banget pokoknya," tutur Fakhkri.

Hal senada disampaikan Siti Fatimah. Selain melihat langsung fasilitas di Balai Kota, ia senang bisa melihat film yang ditayangkan panitia.

"Seru banget. Filmnya juga bagus," ucapnya.

x|close