Ntvnews.id, Jakarta -Beredar sebuah video di platform Facebook pada Selasa, 22 September 2026, yang menampilkan Gubernur Papua Mathius D Fakhiri. Dalam video tersebut, sosok yang disinyalir sebagai Mathius Fakhiri seolah-olah menawarkan bantuan langsung dari pemerintah kepada para pengguna Facebook yang melihat unggahan itu.
Unggahan tersebut juga disertai ajakan provokatif agar warganet meninggalkan pesan di kolom komentar atau menghubungi lewat fitur Messenger demi mendapatkan bantuan dana yang dijanjikan. Suara dalam video tersebut bernarasi:
“Halo, Syalom. Ini langsung bantuan dari pemerintah ya. Bagi siapa yang melihat video ini lewat di beranda kalian, tinggalkan pesan di komentar maupun di Messenger.”
Namun, berdasarkan hasil penelusuran fakta yang mendalam, informasi dan video tersebut dipastikan sepenuhnya sebagai berita bohong alias hoaks.
Unggahan video yang menarasikan Gubernur Papua Mathius Fakhiri bagikan bantuan pemerintah lewat facebook. Faktanya, video tersebut menggunakan foto asli Mathius Fakhiri yang telah diberi audio buatan AI sehingga seolah-olah ia menawarkan bantuan kepada pengguna media sosial. (Facebook)
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Dalam foto aslinya, Mathius Fakhiri tengah memegang plakat usai melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, untuk membahas restrukturisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua. Foto tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan pembagian bantuan sosial.
Pemerintah memang menyalurkan berbagai program bantuan lewat mekanisme serta lembaga resmi, tetapi tidak pernah mendistribusikannya dengan cara meminta warga meninggalkan komentar atau mengirim pesan pribadi di media sosial. Masyarakat diimbau agar selalu waspada terhadap modus penipuan berkedok bantuan pejabat publik serta tidak sembarangan membagikan data pribadi di ruang digital.
Arsip - Gubernur Papua Matius D Fakhiri diwawancarai wartawan di Jayapura, Papua terkait manfaat Sekolah Rakyat terintegrasi. (Antara)