Cek Fakta: Video Purbaya Minta Dukungan Bongkar Mafia Usai Tak Jadi Menkeu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Sep 2026, 11:10
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa berjalan keluar gedung seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026 Arsip - Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa berjalan keluar gedung seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 14 September 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Video yang beredar di Facebook mengeklaim mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta dukungan serta perlindungan masyarakat untuk membongkar nama-nama mafia.

Unggahan tersebut diketahui beredar pada 15 September 2026, atau sehari setelah Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Dalam video yang beredar, Purbaya terlihat seolah-olah mengatakan:

“Saya akan bongkar nama-nama mafia tersebut. Asal rakyat melindungi saya, secepatnya akan saya bongkar. Saya sangat butuh dukungan rakyat karena untuk melawan mereka bukan hanya butuh keberanian tapi juga butuh dukungan supaya setiap rakyat bisa mendukung saya”

Namun, benarkah pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan?

Unggahan video yang menarasikan Purbaya minta dukungan untuk bongkar korupsi setelah tidak menjabat jadi Menkeu. Faktanya, video tersebut telah disunting menggunakan AI dengan mengganti suara pada video asli sehingga menghasilkan pernyataan yang tidak pernah disampaikan Purbaya <b>(Antara)</b> Unggahan video yang menarasikan Purbaya minta dukungan untuk bongkar korupsi setelah tidak menjabat jadi Menkeu. Faktanya, video tersebut telah disunting menggunakan AI dengan mengganti suara pada video asli sehingga menghasilkan pernyataan yang tidak pernah disampaikan Purbaya (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelusuran, suara Purbaya dalam video tersebut telah dimanipulasi dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

ANTARA melakukan pengecekan suara video menggunakan AI Detector Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa suara tersebut memiliki indikasi AI sebesar 96 persen.

ANTARA juga menemukan video asli yang memiliki kemiripan dengan video yang beredar melalui unggahan TikTok ANTARA TV.

Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector <b>(Antara)</b> Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector (Antara)

Dalam rekaman asli, Purbaya masih menjabat sebagai Menteri Keuangan ketika memberikan keterangan di Jakarta pada Selasa, 3 Februari 2026. Keterangan tersebut membahas anggaran program gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya dalam video asli menjelaskan bahwa anggaran program gentengisasi tidak mencapai Rp1 triliun. Ia juga menyebut pemerintah telah menyiapkan anggaran cadangan yang dapat digunakan untuk mendukung program tersebut.

Tidak ditemukan pernyataan Purbaya mengenai pembongkaran nama-nama mafia, maupun permintaan agar masyarakat memberikan perlindungan dan dukungan kepadanya dalam video asli tersebut.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Purbaya meminta dukungan masyarakat untuk membongkar nama-nama mafia setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan merupakan tidak berdasar. Video tersebut telah melalui penyuntingan menggunakan AI dengan mengganti suara pada rekaman asli sehingga muncul pernyataan yang tidak pernah disampaikan Purbaya.

Klaim: Video Purbaya minta dukungan untuk bongkar korupsi setelah tidak menjabat jadi Menkeu

Rating: Hoaks

(Sumber:  Antara)

x|close