Buku tentang Kepemimpinan AHY Hadir, Dibuat 27 Penulis Mayoritas Anak Muda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Sep 2026, 04:35
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan.

Ntvnews.id, Jakarta - Buku tentang kepemimpinan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hadir. Buku bertajuk "Kepemimpinan AHY: Dalam Beragam Sudut Pandang Tokoh Muda Indonesia" itu diluncurkan di Agreya Coffee, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 23 September 2026 malam.

Buku tersebut ditulis oleh 27 penulis, dengan beragam latar belakang, mulai dari dokter, akademisi, praktisi hingga mahasiswa. Buku disunting oleh Herzaky Mahendra Putra bersama Mohammad Jibriel Avessina.

Selain AHY, 27 penulis, Herzaky dan Jibriel, hadir dalam peluncuran buku yakni sejumlah menteri dan wakil menteri, tokoh serta pejabat, hingga akademisi Rocky Gerung.

AHY mengaku kehadiran buku tersebut menjadi kejutan bagi dirinya. Sebab ia tak tahu proses penyusunan buku yang dilakukan para penulis.

"Sejatinya ini adalah sebuah surprise, karena saya sendiri tidak tahu bahwa buku ini disusun, ditulis, sejak kapan pun saya juga tidak mengetahuinya," ujar AHY.

Belakangan AHY mengetahui bahwa buku itu disiapkan sebagai kejutan ulang tahun dirinya yang ke-48 tahun, pada 10 Agustus 2026 lalu. AHY lantas menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada para penulis.

Apalagi, mayoritas dari 27 penulis merupakan anak muda. Menurutnya, hal itu menjadi istimewa, dikarenakan menunjukkan masih adanya minat dari generasi muda untuk menulis.

"Ternyata ini sebagai sebuah surprise ketika itu dalam rangka ulang tahun saya, yang tentunya saya mengucapkan sekali lagi terima kasih dan mensyukuri bahwa ada keinginan yang baik dari generasi muda untuk terus menulis. Karena menulis itu adalah sebuah budaya yang baik di tengah era yang penuh dengan informasi, termasuk misinformasi," paparnya.

Bagi AHY, gagasan yang dituangkan dalam buku mencerahkan. Sebab muncul dari pengamatan para penulis. Ia memandang, isu kepemimpinan merupakan hal mendasar yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, militer sampai dunia bisnis.

AHY berharap, perjalanan kariernya yang mulai dari dunia militer sampai ke politik, yang dituangkan dalam buku itu, bisa bermanfaat bagi pembaca serta masyarakat.

Ia juga berharap isi buku tak berlebihan maupun dibuat-buat. Tapi benar-benar berdasarkan observasi objektif para penulis.

"Saya bersyukur ketika pengalaman yang telah saya lewati dari fase-fase kehidupan saya selama ini kemudian bisa dituliskan dan bisa disampaikan kepada yang lainnya. Mudah-mudahan tidak berlebihan, bukan sesuatu yang dibuat-buat, tetapi sebuah observasi atau testimoni yang genuine, yang orisinal, dan mudah-mudahan ada manfaat yang baik untuk siapa pun yang membacanya," papar AHY.

Sementara, Herzaky menjelaskan penyusunan buku dimulai sejak awal Juli 2026. Hal itu dilakukan bersama puluhan anak muda yang memiliki berbagai disiplin ilmu.

Ia mengungkapkan, proses penulisan sesungguhnya melibatkan lebih dari 27 orang. Tapi, karena keterbatasan waktu, membuat sejumlah naskah belum dapat dimasukkan ke dalam cetakan perdana.

"Kami mengejar momentum ingin memberikan hadiah ulang tahun kepada Pak Menko 10 Agustus kemarin. Dan Pak Menko sama sekali tidak tahu. Jadi ketika kami menyampaikan mau menyerahkan buku dari penulis, beliau kaget benar dan bertanya kapan buatnya," ujar Herzaky.

Herzaky memastikan penyusunan buku ini murni merupakan inisiatif anak-anak muda yang ingin membawa diskursus kepemimpinan ke ruang publik dengan basis rekam jejak, gagasan serta dampak nyata bagi masyarakat. Bukan sekadar popularitas di media sosial.

Ia juga menegaskan bahwa para penulis bekerja secara independen, tanpa arahan, intervensi atau hubungan personal dengan AHY.

"Satu pun tidak ada yang punya nomor Mas AHY. Mereka memang tidak kenal, bukan orangnya Mas AHY. Tapi memang tokoh-tokoh muda yang mengobservasi dari jauh jejak rekamnya. Ada seorang dokter yang membedah kepemimpinan Mas AHY dari ilmu kedokterannya, ada yang dari Amerika membedah dari segi ekonomi, hingga ahli komunikasi. Tidak ada arahan sama sekali dari kami," papar dia.

AHY berfoto bersama sejumlah anak muda. AHY berfoto bersama sejumlah anak muda.

Herzaky turut memastikan bahwa hadirnya buku ini tak memiliki motif maupun muatan politik praktis. Karena tujuannya hanya ingin membiasakan publik menilai seorang tokoh berdasarkan pemikiran dan kemanfaatannya bagi masyarakat.

"Saya guarantee ini sama sekali tidak ada niatan politik. Kita ingin agar kepemimpinan di Indonesia didiskusikan secara terbuka jejak rekamnya, keputusannya, dan hasil dari keputusannya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelas Herzaky.

Berikut nama dan latar belakang penulis buku tentang kepemimpinan AHY:

1. Abdan Syakira (Advokat, konsultan dan praktisi hukum bisnis)

2. Adam Madigliani Prana (Dosen Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Tarumanagara)

3. Aditya Syarief Darmasetiawan (Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, subholding Beyond kWh PLN Group)

4. Adjie Alfaraby (Peneliti Senior di LSI Denny JA)

5. Afdhal Khalilullah (Wakil Wali Kota Banda Aceh)

6. Ahmad Jundi Khalifatullah (Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia/KAMMI 2024-2026)

7. dr. Anggy Puspasari (Dokter Spesialis THT-KL)

8. Aurora Jillena Meliala (Akademisi, praktisi hukum, peneliti bidang hukum bisnis internasional, investasi dan hukum perdagangan internasional)

9. Bagas Kurniawan (Ketua Umum PB HMI 2024-2026)

10. Bernika Yustisiana Narang (Sekretaris Program Sarjana Ilmu Komunikasi FISIP UI)

11. Cahyo Seftyono (Dosen Ilmu Politik Unnes)

12. Choirul Anam (Akademisi dan peneliti kebijakan publik)

13. Darynaufal Mulyaman (Dosen Program Studi Hubungan Internasional UKI)

14. Fakhridho Susilo (Akademisi dan konsultan internasional kebijakan publik)

15. Fithra Faisal Hastiadi (Ekonom dan pengajar FEB UI)

16. I Gusti Agung Ayu Sofia Eka Maharani (Pegiat komunitas dan kegiatan sosial di Bali)

17. Jasya Rafi Prana (Visiting Assistant Professor of Economics di Williams College, Amerika Serikat)

18. Kris Wijoyo Soepandji (Stafsus Menteri Pertahanan RI)

19. Marta Muslim (Profesional senior bidang pembangunan berkelanjutan)

20. Mohammad Shofiyullah (Ketua PB PMII 2024-2027)

21. Neng Ayu Sri Wahyuni (Akademisi dan praktisi pendidikan)

22. Ray Wagiu Basrowi (Peneliti bidang kedokteran komunitas)

23. Rio F. Pasaribu (Partner di Dentons HPRP)

24. Sherry Jolieca Modigliani (Aktris, penyanyi sekaligus model)

25. Tulus Santoso (Lulusan studi Kriminologi dan Magister Ilmu Administrasi UI)

26. Vido C. Panduwinata (Penasihat strategis politik, regulasi dan hubungan internasional)

27. Winda Tania (Partner di Hanafiah Ponggawa & Partners).

x|close