NTVNews.id, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengaktifkan fasilitas water mist sebagai salah satu langkah untuk mengurangi polusi udara sekaligus meredam hawa panas selama musim kemarau. Fasilitas water mist itu dioperasikan di Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mendorong pengelola gedung, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk ikut mengaktifkan fasilitas water mist yang tersedia. Menurut Syafrin, penggunaan water mist secara lebih luas dapat menjadi gerakan bersama untuk membantu menekan polusi udara, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
"Kami mengimbau seluruh pemilik gedung yang memiliki delapan lantai ke atas di wilayah Jakarta Selatan untuk bersama-sama mengaktivasi alat tersebut. Selain menurunkan polusi, ini juga memberikan kenyamanan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan agar mendapatkan udara yang lebih sejuk," katanya.
Lanjut Syafrin, demi memastikan efektivitas penurunan polusi dan hawa panas yang mencapai puncaknya, Pemkot Jaksel menetapkan tiga periode waktu pengoperasian water mist setiap harinya, sesi pagi pukul 09.00-11.00 WIB, siang pukul 13.00-15.00 WIB dan sesi sore ukul 17.00-19.00 WIB.
Pemkot Jaksel mengerahkan seluruh armada kendaraan operasional yang dilengkapi fasilitas water mist dari tiga instansi teknis yakni, Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, serta Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan.
"Penyemprotan difokuskan pada kawasan jalan-jalan protokol dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Kehadiran water mist mobile ini diharapkan mampu menekan laju polusi udara jalanan sekaligus mengurangi hawa panas saat warga beraktivitas," ujarnya.
Walkot Jaksel Syafrin Liputo mengulas fasilitas kabut air di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). (Pemkot Jaksel)