Prabowo Minta Kesiapan Karhutla Diperkuat Sebelum Bencana Terjadi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Sep 2026, 14:37
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana Alam Gempa NTT, Erupsi Anak Gunung Krakatau, dan Perkembangan Penanganan Karhutla dengan para Kepala Daerah Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Penanganan Bencana Alam Gempa NTT, Erupsi Anak Gunung Krakatau, dan Perkembangan Penanganan Karhutla dengan para Kepala Daerah (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas mengenai perkembangan penanganan bencana alam melalui konferensi video pada Senin, 7 September 2026. Dalam rapat tersebut, Prabowo turut menyoroti respons pemerintah terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prabowo menilai penanganan karhutla sejauh ini telah dilakukan secara cukup besar. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah keterlambatan di beberapa wilayah yang perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat langkah antisipasi ke depan.

"Saya lihat reaksi terhadap kebakaran hutan kita juga cukup masif, walaupun di sana-sini ada keterlambatan tapi itu kita catat untuk selanjutnya kita mengambil langkah-langkah yang antisipatif," ujarnya.

Presiden kemudian meminta agar perencanaan penanganan bencana dilakukan dengan prinsip menyediakan sumber daya lebih banyak daripada kekurangan. Menurutnya, kesiapan peralatan harus dibangun sebelum bencana terjadi.

Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas untuk memperkuat kebutuhan peralatan penanganan karhutla.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Mitigasi Bencana, dari Gempa Flores hingga Erupsi Anak Krakatau

"Artinya ini juga nanti Mensesneg siapkan juga, beri tahu juga Menteri Keuangan, Menteri Bappenas, berarti lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik," katanya.

Selain helikopter, pompa air, dan kendaraan pemadam, Prabowo juga menekankan pentingnya ketersediaan ekskavator berukuran kecil di tingkat desa, khususnya di daerah yang selama ini kerap menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan.

"Kadi kita siap sebelum kejadian. Lebih banyak ekskavator di tingkat (bawah), ekskavator kecil di desa-desa yang secara tradisional selalu kena karhutla itu lebih baik. Jadi kita bikin nanti suatu persiapan *masterplan*, yang menyeluruh, dan yang masif," lanjutnya.

Prabowo menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi hal penting dalam menghadapi bencana. Pemerintah tidak boleh hanya bertindak setelah kejadian berlangsung, tetapi harus menyiapkan berbagai kebutuhan mitigasi sejak awal.

x|close