Wings Air Batalkan 4 Penerbangan Dampak Erupsi Gunung Lewotolok

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Sep 2026, 18:18
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Erupsi Gunung Lewotolok di Lembata, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Erupsi Gunung Lewotolok di Lembata, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Antara)

Ntvnews.id, Kupang - Wings Air membatalkan empat penerbangan pada Selasa, 1 September 2026, setelah abu vulkanik Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebar. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Selasa, 1 September 2026, mengatakan empat penerbangan yang terdampak meliputi Nomor Penerbangan IW1929 rute Kupang-Larantuka dengan jadwal keberangkatan pukul 09.25 Wita.

Penerbangan lainnya yakni IW1928 rute Larantuka-Kupang yang dijadwalkan berangkat pukul 10.50 Wita. Kemudian IW1995 rute Kupang-Lewoleba pada pukul 08.30 Wita dan IW1994 rute Lewoleba-Kupang pada pukul 09.50 Wita.

Danang menjelaskan keputusan pembatalan diambil setelah pihak maskapai mempertimbangkan penyebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ruang udara serta kawasan di sekitar Bandar Udara Gewayantana Larantuka (LKA) dan Bandar Udara Wunopitu Lewoleba (LWE).

Baca JugaViral Video Mesin Pesawat Wings Air Diduga Diikat Cable Ties di Bali

Abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam operasional penerbangan karena partikel tersebut dapat terbawa angin hingga masuk ke jalur penerbangan.

Partikel abu yang berukuran sangat kecil juga dapat mengurangi jarak pandang, mengganggu berbagai sistem dan instrumen pesawat, serta masuk ke dalam mesin sehingga berpotensi memengaruhi kinerjanya.

"Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan penerbangan," ujarnya.

Wings Air telah menyampaikan informasi mengenai pembatalan penerbangan kepada para pelanggan yang terdampak.

Baca JugaErupsi Kembali Terjadi, Status Gunung Sinabung Ditingkatkan Menjadi Siaga

Penumpang yang terdampak dapat memilih opsi pengembalian dana tiket atau melakukan perubahan jadwal penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Maskapai tersebut juga tetap melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sambil memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Lewotolok.

"Penerbangan akan kembali dilayani setelah ruang udara dan kondisi bandar udara dinyatakan aman serta memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan," ujarnya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close