Ntvnews.id, Jakarta - Memasuki hari ke-13 pascagempa bumi Flores, kebutuhan masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tinggi. Warga tidak hanya membutuhkan bahan pangan, tetapi juga obat-obatan, vitamin, air bersih, serta material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak.
Kondisi tersebut mendorong Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) untuk terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit dijangkau.
Pada hari kedua misi sosial di Flores, Jumat (28/8/2026), Tim Baksos PP GEKIRA yang dipimpin Ketua Bidang Lingkungan Hidup, Dr. Yerry Tawalujan, M.Th., menyambangi tiga desa di Kabupaten Nagekeo, yakni Desa Liguderu dan Desa Kelewai, Kecamatan Boawae, serta Desa Lajawajo, Kecamatan Mauponggo.
Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada warga terdampak. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, 10 bungkus mi instan, dan gula 1 kilogram.
“Tim kami sengaja menyasar daerah yang sulit dijangkau dan warganya masih kurang tersentuh bantuan. Hari ini kami membagikan 150 paket sembako di tiga desa,” ujar Yerry.
Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi menegaskan, tim di lapangan diminta konsisten bergerak dan memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Kami terus memantau dan mengarahkan tim PP GEKIRA yang kami tugaskan ke Flores supaya konsisten dan terus membantu warga terdampak. Kita harus memastikan sebanyak mungkin warga dapat dibantu, sesuai motto GEKIRA, ‘terus bergerak dan menjadi berkat’,” kata Nikson.
Pemulihan Pascagempa Masih Berlangsung
Memasuki hari ke-13, penanganan pascagempa Flores masih terus dilakukan pemerintah bersama BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, organisasi sosial, dan masyarakat. Fokus penanganan mulai bergerak dari pemenuhan kebutuhan darurat menuju pemulihan, termasuk perbaikan rumah, fasilitas umum, layanan kesehatan, air bersih, dan aktivitas ekonomi warga.
Tantangan geografis serta akses menuju sejumlah desa yang sulit dijangkau membuat distribusi bantuan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Kehadiran organisasi sosial diharapkan dapat membantu memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang masih membutuhkan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Nagekeo, Silvester Loye, mengapresiasi kepedulian PP GEKIRA yang turun langsung membantu masyarakat.
“Kami mewakili masyarakat Flores, khususnya warga Kabupaten Nagekeo, bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian PP GEKIRA. Bantuan ini menunjukkan bahwa Partai Gerindra terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Hildegardis Wea, warga Desa Kelewai. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang masih menghadapi kesulitan pascabencana.
“Bantuan dari GEKIRA luar biasa. Selama ini kami merasa sulit dan susah karena bencana ini. Dengan bantuan ini kami merasa dipedulikan dan terbantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP GEKIRA Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan, Melki M. Suawah, SP., MM., mengingatkan seluruh Tim Baksos GEKIRA agar tetap waspada selama menjalankan misi kemanusiaan di Pulau yang juga dikenal dengan sebutan Nusa Nipa.
Melki menyebut gempa susulan masih terjadi sehingga keselamatan relawan harus menjadi prioritas.
“Pasca gempa 15 Agustus lalu, gempa susulan masih terjadi. Saya mengimbau teman-teman di lapangan tetap berhati-hati dan mengikuti arahan BNPB serta tim penanggulangan bencana setempat. Misi sosial harus berjalan aman dan seluruh tim dapat kembali ke Jakarta dengan selamat,” ujar Melki.
Dari pantauan Kampiunnews di Flores, sebagian masyarakat masih memilih bermalam di tenda di halaman rumah maupun lokasi penampungan karena khawatir terhadap guncangan susulan. Tim GEKIRA pun diminta terus berkoordinasi dengan petugas setempat dan tidak mengabaikan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan.
Setelah menyelesaikan misi di Nagekeo, Tim Baksos PP GEKIRA dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Misi tersebut menjadi bagian dari komitmen GEKIRA untuk terus hadir membantu masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam proses pemulihan pascagempa Flores.
Baca Juga:Wamenkes: Layanan Medis Korban Gempa NTT Gratis, Ditanggung Dana Siap Pakai
Hari Kedua Baksos GEKIRA di Flores, 150 Paket Sembako Disalurkan ke Tiga Desa di Nagekeo (kampiun)