REHAB 3.0 Jadi Pilihan Elok Lunasi Tunggakan Iuran JKN Secara Bertahap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Agu 2026, 11:06
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Elok Afifah (41), yang  mengikuti Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 3.0 untuk mencicil iuran BPJS. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Elok Afifah (41), yang mengikuti Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 3.0 untuk mencicil iuran BPJS. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Bagi Elok Afifah (41), persoalan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sebelumnya terasa sulit untuk diselesaikan sekaligus kini memiliki jalan keluar. Warga Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, tersebut memilih memanfaatkan Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) 3.0.

Elok merupakan peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP) Pemerintah Daerah. Ia mengaku sebelumnya belum mengetahui keberadaan Program REHAB 3.0. Setelah memperoleh informasi dari petugas BPJS Kesehatan mengenai skema pembayaran secara cicilan, Elok kemudian memutuskan untuk mengikuti program tersebut.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program REHAB 3.0. Sekarang peserta bisa memilih cicilan harian atau bulanan sesuai kemampuan. Bagi saya, pilihan cicilan harian sangat meringankan, karena nominalnya bisa dimulai dari Rp10.000 per hari,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sebelum mengikuti program tersebut, Elok sempat kesulitan mencari cara untuk menyelesaikan tunggakan yang telah berlangsung cukup lama. Kondisi ekonominya membuat pembayaran secara sekaligus menjadi beban yang tidak mudah dipenuhi.

Melalui mekanisme REHAB 3.0, ia kini dapat membayar tunggakan secara sedikit demi sedikit. Menurutnya, pola pembayaran tersebut membuat kewajiban iuran terasa lebih ringan untuk dipenuhi.

Kemudahan juga dirasakan Elok dari sisi proses pendaftaran. Ia mengatakan pendaftaran REHAB 3.0 dapat dilakukan melalui layanan digital sehingga tidak mengharuskannya mendatangi kantor BPJS Kesehatan.

“Saya langsung mendaftar Program REHAB 3.0 melalui Aplikasi Mobile JKN dan prosesnya sangat mudah. Saya tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Bagi saya, skema cicilan yang fleksibel benar-benar menjadi solusi karena saya bisa mencicil tunggakan sesuai kemampuan. Saya juga bersyukur pemerintah tetap hadir memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

Selain memperoleh informasi melalui layanan digital, Elok juga mengetahui lebih jauh mengenai program tersebut saat memanfaatkan layanan BPJS Keliling di desanya. Ia mendatangi layanan tersebut untuk mengecek status kepesertaan JKN sekaligus berkonsultasi mengenai pembayaran iuran dan tata cara mengikuti REHAB 3.0.

Informasi yang diberikan petugas, menurut Elok, membuatnya lebih memahami alternatif yang tersedia untuk menyelesaikan tunggakan kepesertaan JKN.

“Menurut saya, Program REHAB 3.0 sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Dengan adanya program ini, kami tetap memiliki kesempatan untuk melunasi tunggakan secara bertahap sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah disiplin mengikuti jadwal pembayaran yang sudah disepakati agar tunggakan dapat terselesaikan,” ucapnya.

Bagi Elok, mempertahankan kepesertaan JKN agar tetap aktif menjadi hal penting. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kemudahan pembayaran yang tersedia sehingga tidak baru mengurus kepesertaan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Jangan menunggu sampai sakit baru mengurus kepesertaan JKN. Selagi ada kemudahan melalui Program REHAB 3.0, manfaatkan kesempatan ini untuk melunasi tunggakan secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepesertaan JKN yang tetap aktif memberikan rasa lebih tenang bagi peserta maupun keluarga. Dengan demikian, perlindungan kesehatan dapat dimanfaatkan ketika sewaktu-waktu diperlukan.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close