Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan tenaga kesehatan (nakes) sebagai pelayan masyarakat tidak boleh bersikap nirempati, terutama kepada pasien yang sedang sakit.
Pernyataan itu disampaikan Budi menanggapi viralnya komentar sejumlah nakes terhadap unggahan seorang pasien BPJS Kesehatan di media sosial.
"Semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan pada Rabu (5/8), Budi juga menyampaikan duka atas meninggalnya pasien dan menegaskan pentingnya peningkatan mutu layanan kesehatan.
"Setiap ada yang meninggal, hati saya sedih, apalagi kalau yang meninggal muda. Sebagai Menkes saya merasa gagal. Kekurangan memang ada, tetapi itu yang terus kita perbaiki," katanya.
Baca Juga: Menkes Soroti Komentar Nakes yang Dinilai Nirempati terhadap Pasien BPJS
Kasus ini bermula saat seorang pasien BPJS Kesehatan, Yurizal, mengunggah pengalamannya menunggu ruang perawatan selama delapan jam di rumah sakit melalui Threads. Unggahan tersebut kemudian dibalas dengan komentar bernada negatif oleh sejumlah akun yang diketahui berprofesi sebagai nakes hingga menuai sorotan publik.
Anggota Komisi IX DPR RI Asep Rommy Romaya mengingatkan tenaga kesehatan untuk menjaga etika dalam bermedia sosial. Menurutnya, nakes tetap memiliki tanggung jawab moral dalam menyampaikan pendapat di ruang digital karena dampaknya dapat meluas.
"Profesi tenaga kesehatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga panggilan kemanusiaan sehingga sikap profesional harus tercermin, baik saat memberikan pelayanan maupun ketika menggunakan media sosial," ujarnya.
(Sumber: Antara)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tiga dari kiri) dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Pangan (Antara)