Hamas Minta AS Tekan Netanyahu untuk Sepakati Roadmap Perdamaian Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pejuang Hamas Ilustrasi - Pejuang Hamas (Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyampaikan sikapnya setelah bertemu dengan Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang juga menjadi utusan khusus AS untuk Timur Tengah, pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Pemimpin Hamas Khalil Al Hayya mengatakan kelompoknya siap berkomitmen terhadap rencana penanganan Jalur Gaza yang diusulkan Trump melalui Board of Peace (BoP).

Selain menyatakan komitmen tersebut, Hamas meminta pemerintah Amerika Serikat memberikan tekanan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar menyetujui rencana perdamaian dan rekonstruksi untuk Gaza.

"Hamas menuntut agar pemerintah AS menekan pemerintahan Netanyahu untuk mematuhi dan melaksanakan kesepakatan peta jalan (roadmap). Hamas sedang menunggu tanggapan pemerintah AS terkait sikap Israel terhadap kesepakatan tersebut," ujar pejabat Hamas itu kepada AFP, dikutip Selasa, 18 Agustus 2026.

Sebelumnya, sejumlah sumber menyebut Kushner meminta Hamas menunjukkan keseriusan untuk melucuti senjata. Persoalan tersebut menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Israel.

Baca Juga: Dampak Cuaca Ekstrem di Filipina: 23 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi

Kushner juga disebut mendesak Hamas agar tidak mengambil peran apa pun dalam pemerintahan Palestina di masa mendatang.

Setelah melakukan pertemuan dengan Hamas, Kushner dijadwalkan bertemu Netanyahu pada Senin, 17 Agustus 2026. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan pemerintah Israel menyetujui roadmap yang diajukan melalui BoP.

Kushner akan mengadakan pertemuan tertutup dengan Netanyahu bersama Nickolay Mladenov. Mladenov merupakan perwakilan tinggi untuk urusan Gaza di BoP yang dibentuk Trump dan bertugas mengimplementasikan rencana tersebut.

Keterlibatan Kushner dalam proses lobi tersebut juga tidak terlepas dari hubungan keluarganya dengan Netanyahu yang telah berlangsung cukup lama. Kondisi itu membuat Kushner ditugaskan untuk melakukan pendekatan secara langsung kepada perdana menteri Israel tersebut.

HIGHLIGHT

x|close