Ntvnews.id, Jakarta -Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Republik Indonesia mencatat penyaluran program Makanan Bergizi Gratis khusus Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) telah menjangkau 9,6 juta penerima manfaat hingga Kamis (6/8/2026). Langkah masif ini terus digencarkan sebagai strategi nasional dalam menekan prevalensi stunting.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji, menyampaikan langsung capaian tersebut di sela-sela peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG 3B di kawasan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Per hari ini, kita sudah ada 9,6 juta penerima manfaat dari program MBG 3B," kata Mendukbangga Wihaji saat meninjau lokasi, Kamis (6/8/2026).
Dari total cakupan nasional tersebut, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyumbang sebanyak 33.852 penerima manfaat. Sebarannya mencakup Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, hingga Belitung Timur.
Kehadiran Wihaji di Pangkalbalam bertujuan memastikan standar pelayanan gizi di lapangan berjalan sesuai dengan parameter yang ditetapkan. Khusus di SPPG Pangkalbalam sendiri, tercatat sebanyak 498 penerima manfaat telah terlayani program MBG 3B. Inspection mendadak ini disebutnya sebagai tindak lanjut atas instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Kenapa saya melakukan pengecekan SPPG MBG 3B ini, karena inilah yang diminta Presiden Prabowo Subianto, jangan banyak diskusi, lokakarya dan harus turun ke lapangan langsung dan jika ada permasalahan harus segera diselesaikan," tegas Wihaji.
Komitmen senada diutarakan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani. Menurutnya, pemenuhan gizi bagi ibu dan anak merupakan investasi krusial dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan sehat di masa depan.
Gubernur Hidayat menggarisbawahi bahwa kesuksesan program MBG 3B tidak sekadar diukur dari angka ketersaluran, tetapi juga kebersihan, keamanan pangan, hingga kelayakan nutrisi yang didistribusikan secara tepat sasaran.
“Yang paling penting adalah bagaimana makanan yang diberikan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak. Kita ingin program ini memberikan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh Masyarakat Babel,” ujar Hidayat.
(Sumber:Antara)
Mendukbangga, Wihaji saat meninjau langsung pemberian MBG 3B di Kelurahan Ketapang Kota Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026) (Antara)