3 Singa di Kebun Binatang Mati Diduga Akibat Gelombang Panas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Agu 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Singa Singa (Getty Images )

Ntvnews.id, Tokyo - Tiga ekor singa betina di Tama Zoological Park, Tokyo, Jepang, dilaporkan mati setelah diduga mengalami heat stroke akibat gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut selama beberapa pekan terakhir.

Cuaca panas yang berlangsung dalam waktu cukup lama juga memengaruhi kondisi sejumlah singa lainnya. Beberapa di antaranya jatuh sakit dan harus menjalani perawatan medis.

Dilansir dari The Japan News, Rabu, 5 Agustus 2026, ketiga singa tersebut mati secara bertahap dalam rentang waktu Selasa hingga Minggu. Usia ketiganya berkisar antara 3 sampai 15 tahun.

Berdasarkan hasil nekropsi, ketiga singa mengalami dehidrasi parah yang kemudian disertai kegagalan fungsi sejumlah organ. Kondisi tersebut membuat pengelola kebun binatang menduga bahwa heat stroke menjadi penyebab kematian ketiga satwa tersebut.

Sampai Juli 2026, Tama Zoological Park tercatat memiliki 16 ekor singa. Jumlah tersebut terdiri atas lima singa jantan dan 11 betina dengan rentang usia antara 1 hingga 20 tahun.

Baca Juga: Rizky Ridho Janji Evaluasi dan Siap Raih 3 Poin di Singapura

Gelombang panas yang mulai menerjang kawasan tersebut sejak pertengahan Juli turut memberikan dampak serius terhadap kesehatan singa-singa yang berada di kebun binatang. Sebanyak 10 ekor singa mengalami penurunan nafsu makan serta aktivitas yang lebih rendah dari biasanya sehingga membutuhkan penanganan medis.

Melihat kondisi kesehatan para singa yang semakin memburuk, pengelola Tama Zoological Park memutuskan menutup sementara area kandang singa dari kunjungan masyarakat sejak 23 Juli.

Saat ini, masih terdapat tiga ekor singa yang berada dalam kondisi lemah. Satu singa betina dan dua singa jantan masih menjalani perawatan serta pemantauan intensif oleh tim dokter hewan.

Tama Zoological Park diketahui telah memelihara sekaligus memamerkan singa kepada pengunjung sejak 1964. Kendati demikian, pengelola menyatakan kasus yang terjadi pada musim panas kali ini merupakan kejadian pertama ketika singa diduga kehilangan nyawa akibat cuaca panas ekstrem.

"Belum pernah ada kasus singa mati akibat cuaca panas di Tama Zoological Park," kata seorang pejabat Pemerintah Metropolitan Tokyo.

HIGHLIGHT

x|close