Rusia Luncurkan Serangan Rudal Balistik ke Ibu Kota Ukraina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 05:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di lokasi-lokasi yang rusak akibat serangan Rusia—termasuk sebuah gedung apartemen bertingkat dan beberapa rumah pribadi di distrik Darnytskyi, Kyiv, Ukraina—pada 2 Juli 2026. Serangan tersebut me Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di lokasi-lokasi yang rusak akibat serangan Rusia—termasuk sebuah gedung apartemen bertingkat dan beberapa rumah pribadi di distrik Darnytskyi, Kyiv, Ukraina—pada 2 Juli 2026. Serangan tersebut me (Antara)

Ntvnews.id, KyivRusia melancarkan serangkaian serangan rudal balistik ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu, 19 Juli 2026, Pemerintah Ukraina menyebut serangan tersebut sebagai salah satu gempuran rudal terbesar sejak invasi skala penuh Rusia dimulai pada 2022.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan Moskow menembakkan sekitar empat lusin rudal balistik dalam serangan yang menyasar ibu kota negara itu.

"Rusia meluncurkan jumlah rudal balistik terbesar sejak awal perang, sekitar empat lusin, dalam serangan teroris brutal terhadap ibu kota Ukraina yang menewaskan dan melukai warga sipil," tulis Sybiha melalui platform X, seperti dikutip dari Reuters, Senin, 20 Juli 2026.

Ia juga mendesak komunitas internasional mengambil langkah yang lebih tegas terhadap Rusia.

"Kami mendesak adanya respons yang tepat dan tegas. Kami membutuhkan tekanan yang menghancurkan terhadap Moskow untuk mengakhiri teror ini." jelasnya.

Serangan yang terjadi pada Minggu tersebut mengakibatkan sedikitnya satu orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka di Kyiv. Gempuran itu berlangsung sehari setelah Ukraina melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) ke sejumlah gudang logistik e-commerce di wilayah Rusia.

Baca Juga: Rusia Terus Hajar Kyiv, Ukraina Dilanda Pemadaman Listrik Massal

Jurnalis AFP di Kyiv melaporkan mendengar beberapa ledakan sesaat setelah Angkatan Udara Ukraina mengeluarkan peringatan melalui Telegram mengenai datangnya rudal balistik Rusia.

Salah satu ledakan dilaporkan cukup kuat hingga memicu alarm kendaraan yang terparkir di pusat kota.

Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan satu korban jiwa dan 13 korban luka tercatat dalam serangan yang menghantam enam distrik di Kyiv.

Menurut Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko serta otoritas setempat, sebuah apartemen di Distrik Solomianskyi mengalami kerusakan akibat serangan, sementara sebuah supermarket terbakar. Kebakaran juga dilaporkan melanda sebuah rumah di Distrik Sviatoshynskyi.

Asap mengepul di kota setelah serangan pesawat tak berawak dan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 28 September 2025. <b>(Reuters)</b> Asap mengepul di kota setelah serangan pesawat tak berawak dan rudal Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 28 September 2025. (Reuters)

Selain itu, serangan turut menghantam pusat perbelanjaan dan hiburan di Distrik Dniprovskyi, sebuah gedung apartemen di Distrik Shevchenkivskyi, serta satu bangunan nonhunian.

Di wilayah Dnipropetrovsk yang berbatasan dengan garis depan pertempuran, serangan drone Rusia juga dilaporkan menewaskan satu orang. Informasi tersebut disampaikan pejabat regional Oleksandr Ganzha.

Sementara itu, Rusia juga melaporkan adanya korban akibat serangan balasan Ukraina. Gubernur Kursk Alexander Khinshtein menyatakan satu orang tewas setelah wilayah tersebut diserang pasukan Ukraina.

x|close