Ntvnews.id, Lombok Tengah - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti mengajak para pelajar di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di Kabupaten Lombok Tengah, untuk menggunakan media sosial secara bijak demi mendukung masa depan yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Muti saat melakukan kunjungan kerja ke SMAN 2 Praya. Ia mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan telepon genggam secara berlebihan, terutama hingga mengganggu waktu istirahat.
"Tetap bijak dalam menggunakan media sosial, jaga otak, jangan begadang karena main handphone," kata Abdul Muti saat melakukan kunjungan kerja di SMAN 2 Praya di Lombok Tengah, Kamis, 16 Juli 2026.
Selain mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, Abdul Muti juga menyarankan para pelajar untuk meletakkan telepon genggam sekitar satu meter dari tempat tidur agar tidak tergoda menggunakannya sebelum tidur.
Baca Juga: Mendikdasmen: MPLS Ramah 2026 Harus Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
"Sayangi otak untuk masa depan yang gemilang. Jangan jadi manusia kelelawar, jangan begadang," katanya.
Ia juga mengimbau para siswa untuk menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan, maupun tindakan lain yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
"Biasakan melakukan hal yang baik, supaya sukses," katanya.
Menurut Abdul Muti, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah telah berlangsung dengan baik dan sesuai ketentuan.
Karena itu, ia meminta seluruh satuan pendidikan terus memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai bahaya perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Baca Juga: Mendikdasmen: Pembatasan Gawai di Sekolah untuk Tingkatkan Fokus Belajar Siswa
"Dalam MPLS ini bagaimana mewujudkan ramah anak di lingkungan sekolah," katanya.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Praya Mustanadi berharap pelaksanaan MPLS mampu membentuk karakter peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang aman dan ramah bagi seluruh siswa.
"Kualitas layanan terus ditingkatkan dalam mempersiapkan anak-anak memiliki kompetensi yang baik," katanya.
Mustanadi menambahkan, sekolah terus memberikan edukasi kepada peserta didik agar saling menghormati dan membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
"Pengawasan tetap dilakukan untuk mewujudkan sekolah yang ramah," katanya.
(Sumber: Antara)
Menteri Pendidikan sasaran dan menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof H Abdul Muti saat menyapa pelajar SMAN 2 Praya di Lombok Tengah Provinsi NTB, Kamis, 16 Juli 2026. (Antara)