Ntvnews.id, Taheran - Iran memasang sebuah poster bergambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada di dalam peti mati di Lapangan Engelhab, Teheran, pada Rabu, 15 Juli 2026 Baliho tersebut disertai sejumlah slogan bernada keras yang ditujukan kepada pemimpin Negeri Paman Sam itu.
Salah satu tulisan yang terpampang di poster berbunyi, "Matilah Trump!", sebagaimana dikutip dari Reuters, Jumat, 17 Juli 2026.
Slogan lain yang juga terlihat dalam baliho tersebut bertuliskan, "Kami akan membunuh Trump,".
Desain poster itu memanfaatkan pembatas area yang sebelumnya digunakan saat prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sehingga membentuk ilustrasi menyerupai peti mati.
Dalam gambar tersebut, wajah Donald Trump tampak jelas dengan rambut pirangnya, sementara kedua tangannya digambarkan terlipat di atas perut seperti posisi jenazah di dalam peti.
Kemunculan poster tersebut terjadi di tengah meningkatnya sentimen anti-Amerika di Iran. Seruan bernada serupa telah beberapa kali muncul sejak Amerika Serikat bersama Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran.
Saat prosesi pemakaman Ali Khamenei, misalnya, sejumlah pelayat membawa poster bertuliskan "We will kill Trump" di sepanjang jalur iring-iringan jenazah pemimpin tertinggi Iran itu.
Baca Juga: Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ungkapan serupa juga kerap terdengar dalam berbagai aksi demonstrasi yang mengecam Amerika Serikat dan Israel.
Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat pada akhir Februari lalu. Akibat situasi perang, Iran baru dapat menggelar upacara pemakaman pada 4 Juli sebelum akhirnya memakamkannya secara resmi pada 9 Juli.
Di tengah rangkaian prosesi tersebut, serangan militer AS terhadap Iran dilaporkan terus berlanjut, meskipun kedua negara sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai penghentian konflik.
Dalam beberapa hari terakhir, Washington juga disebut meningkatkan intensitas serangannya dengan menargetkan sejumlah infrastruktur sipil, termasuk jembatan jalur kereta api di Iran.
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada Rabu, 8 Juli 2026. (Antara)