Ntvnews.id, Moskow - Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran dengan menghantam puluhan sasaran militer yang berada di sekitar Selat Hormuz. Informasi tersebut disampaikan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM).
Dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa malam, CENTCOM menyampaikan, "Komando Pusat AS (CENTCOM) telah merampungkan putaran serangan tambahan terhadap Iran pada pukul 10 malam Waktu Timur, 14 Juli, yang menghantam puluhan target militer di dekat Selat Hormuz dan daerah pesisir Iran."
Baca Juga: Rencana Tarif 20 Persen Trump di Selat Hormuz Tuai Beragam Kritik
CENTCOM menjelaskan, operasi militer tersebut berlangsung selama sekitar tujuh jam. Dalam serangan itu, Amerika Serikat mengerahkan pesawat tempur, drone, serta kapal perang untuk meluncurkan amunisi berpemandu presisi ke sejumlah lokasi rudal dan drone milik Iran.
Selain itu, serangan juga diarahkan ke kekuatan angkatan laut Iran beserta sistem pertahanan pantainya. Berdasarkan pernyataan CENTCOM, langkah tersebut dilakukan untuk melemahkan "kemampuan Iran untuk mengancam pelayaran komersial dan awak sipil."
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Komando Pusat AS (CENTCOM) meluncurkan Operasi Epic Fury dari Tampa, Florida, atas arahan Presiden AS, 28 Februari 2026 (Antara)