1 Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, 2 Hilang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 15:07
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Polisi yang tewas saat gerebek bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah. Polisi yang tewas saat gerebek bandar narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah. (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang polisi tewas dan dua lainnya hilang di Katingan, Kalimantan Tengah. Ini terjadi saat mereka melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei.

Anggota yang gugur ialah Aipda Yudhie Perdana Putra, yang merupakan Kanit 3 Satresnarkoba Polres Katingan.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono menjelaskan, dua anggota timnya belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian di sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.

"Benar ada kejadian itu dan saat ini kami masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan," ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," imbuh dia.

Adapun dalam operasi penggerebekan tersebut, timnya berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.

Situasi penggerebekan berubah tegang, kala sejumlah anggota keluarga terduga pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam.

"Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia," tutur Dodik.

Kondisi itu membuat warga setempat datang ke lokasi kejadian, sehingga membuat situasi menjadi tak kondusif.

Polisi lalu berupaya mengamankan diri sekaligus mengendalikan keadaan. Untuk saat ini, kondisi keamanan di Desa Tumbang Kalemei saat ini telah berangsur kondusif.

Aparat kepolisian juga terus melakukan pengamanan sekaligus mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi saat operasi berlangsung.

"Saat ini situasi sudah kondusif. Keluarga pelaku sudah kabur dari lokasi. Sebanyak 50 personel dari Polda Kalimantan Tengah juga telah bergerak memberikan bantuan dan dukungan dalam penanganan peristiwa ini," tandasnya.

x|close