Gelombang Panas Bikin Kebakaran Hutan di Prancis, Ribuan Orang Dievakuasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 10:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Kebakaran hutan. (ANTARA/Anadolu/as/am) Ilustrasi - Kebakaran hutan. (ANTARA/Anadolu/as/am) (Antara)

Ntvnews.id, ParisGelombang panas ekstrem yang melanda Prancis memicu kebakaran hutan di sejumlah wilayah, termasuk di bagian barat daya negara tersebut. Akibat peristiwa ini, sedikitnya hampir 3.000 orang terpaksa dievakuasi dari kawasan terdampak.

Dilansir dari AFP, Jumat, 3 Juli 2026, proses evakuasi dilakukan terhadap wisatawan dan penduduk setempat setelah kebakaran hutan terjadi di wilayah Sainte-Marie-la-Mer dan kemudian menyebar hingga ke kawasan Canet-en-Roussillon.

Api dilaporkan pertama kali muncul di area perkemahan sebelum akhirnya menghanguskan puluhan rumah mobil atau karavan. Kobaran api kemudian meluas hingga mencapai kawasan dermaga, sementara asap beracun dengan kepulan tebal menyelimuti sejumlah kapal yang sedang bersandar.

Petugas pemadam kebakaran menyampaikan bahwa hampir 3.000 orang telah dipindahkan dari wilayah terdampak, dengan sekitar separuh dari jumlah tersebut berasal dari tiga lokasi perkemahan yang berada di area kebakaran.

Baca Juga: Di Forum PBB, Menhut Sampaikan Penurunan Kebakaran Hutan hingga Pengakuan Hutan Adat

Pejabat tertinggi wilayah Pyrenees-Orientales, Pierre Regnault de La Mothe, mengatakan dua personel pemadam kebakaran mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Untuk mengendalikan api, sebanyak 200 petugas pemadam kebakaran dikerahkan bersama empat helikopter pengebom air.

"Kami memobilisasi jaringan sukarelawan dalam jumlah besar," ujar kepala daerah setempat.

Pada Juni lalu, Prancis mengalami gelombang panas berkepanjangan yang memecahkan rekor dengan berlangsung selama 11 hari berturut-turut. Suhu udara di sejumlah wilayah bahkan tercatat melampaui 40 derajat Celsius.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyatakan bahwa gelombang panas ekstrem tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, ekosistem, sektor pertanian, dan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan secara signifikan potensi terjadinya kebakaran hutan.

x|close