Pramono: Ada Rekayasa Lalu Lintas saat Puncak HUT DKI Jakarta ke-499 di Bundaran HI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jun 2026, 12:51
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id

, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa akan diberlakukan pengaturan lalu lintas selama puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta yang berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.

Pramono menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara bertahap pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Sejumlah ruas jalan utama di pusat ibu kota akan terdampak pengaturan arus kendaraan.

"Karena tanggal 27-28 itu adalah puncak HUT DKI Jakarta, maka untuk tanggal 27 kami akan melakukan pengaturan jadwal di beberapa jalan, yaitu Jalan Bundaran HI sampai dengan Dukuh Atas, RM Thamrin, Jalan M Mas Mansyur, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep akan diberlakukan pengaturan transportasi dari jam 14.00 WIB sampai dengan jam 23.00 WIB," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurutnya, pengaturan tersebut diperlukan karena sejak sore hari akan berlangsung berbagai kegiatan hiburan dan perayaan di kawasan Bundaran HI yang berpotensi meningkatkan kepadatan kendaraan.

Orang nomor satu di DKI tersebut juga mengungkapkan bahwa pada Minggu, 28 Juni 2026, pengaturan lalu lintas akan semakin diperkuat karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Seluruh aktivitas dipusatkan di kawasan Sudirman–Thamrin, sehingga arus kendaraan di koridor tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan acara.

Baca Juga: Puncak HUT Jakarta ke-499 Digelar 2 Hari di Bundaran HI

Bundaran HI <b>(ntvnews.id / Bagas)</b> Bundaran HI (ntvnews.id / Bagas)

Adapun pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kawasan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan untuk sementara ditiadakan agar seluruh kegiatan masyarakat terpusat di Sudirman–Thamrin.

"Agar supaya semua terkonsentrasi di Jalan Sudirman-Thamrin dan sekitarnya," ungkapnya.

Untuk memudahkan masyarakat menghadiri puncak HUT Jakarta, Pemprov DKI kembali menghadirkan program tarif transportasi umum sebesar Rp1 selama dua hari pelaksanaan acara. Program ini berlaku bagi seluruh masyarakat yang memiliki KTP Indonesia, tidak terbatas hanya warga DKI Jakarta.

Pramono mengatakan antusiasme masyarakat diperkirakan sangat tinggi. Bahkan, laporan yang diterimanya menunjukkan akan banyak pengunjung datang dari wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan, hingga sejumlah daerah di luar Jabodetabek.

Selain tarif transportasi khusus, Pemprov DKI juga menggratiskan akses ke berbagai fasilitas milik pemerintah daerah, antara lain; Ragunan, Ancol, Museum-museum milik Pemprov DKI Jakarta, hingga Gelanggang Olahraga (GOR) dan sejumlah fasilitas publik lainnya.

"Bahkan dari beberapa dari jauh dari luar kota mereka akan ingin hadir di acara HUT DKI yang apa, akan dihadiri oleh beberapa public figure ataupun pemain-pemain musikal yang namanya cukup terkenal," kata Pramono.

x|close