Pramono Mau Bangun 11 Rusun Berkapasitas Besar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 00:15
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Pemprov DKI)

Ntvnews.id

, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun 11 rumah susun (rusun) berkapasitas besar pada tahun 2027 sebagai upaya menjawab kebutuhan hunian masyarakat di tengah semakin terbatasnya lahan di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa keputusan tersebut telah disetujui dalam pembahasan anggaran pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menyediakan hunian yang layak, terjangkau, dan mudah diakses oleh warga Jakarta.

"Kebetulan kami rapat mengenai anggaran. Dalam rapat anggaran saya sudah menyetujui untuk tahun depan ini kita bangun 11 rusun baru yang besar," katanya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurutnya, keterbatasan lahan membuat pembangunan hunian vertikal menjadi pilihan paling realistis bagi Jakarta. Dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan harga tanah yang semakin tinggi, tidak semua warga memiliki kesempatan untuk membeli rumah tapak.

Karena itu, pembangunan rumah susun dinilai menjadi solusi efektif untuk menyediakan tempat tinggal yang nyaman sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

"Enggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu, yang landed. Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu," terang politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pramono menegaskan, proses kepemilikan maupun penyewaan unit rusun nantinya akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Pemerintah ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses hunian yang layak

Pemprov DKI juga berkomitmen menghadirkan sistem yang mudah diakses oleh warga, baik bagi mereka yang ingin menyewa maupun memiliki unit hunian sesuai ketentuan yang berlaku.

"Memberikan kemudahan secara terbuka dan transparan bagi siapa pun untuk memilikinya ataupun menyewanya," jelas Pramono Anung.

x|close