Ntvnews.id, Bogor - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo, berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah. Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut semata-mata merupakan agenda silaturahmi.
Prasetyo mengatakan kunjungan Didit dilakukan bertepatan dengan keberadaannya di Solo setelah momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram. Karena itu, ia menegaskan tidak ada agenda khusus di balik pertemuan tersebut.
"Silaturahmi. Silaturahmi lah. Kebetulan karena beliau sedang berada di Solo kan, karena satu Muharram kemarin, ya silaturahmi," ujar Prasetyo di Hambalang, Bogor, Jumat, 19 Juni 2026.
Saat ditanya apakah Presiden Prabowo menitipkan pesan tertentu kepada Jokowi melalui Didit, Prasetyo membantah adanya hal tersebut. Ia memastikan kunjungan itu tidak berkaitan dengan penyampaian pesan dari Presiden.
"Enggak, enggak ada," imbuhnya.
Baca Juga: Temui Prabowo di Hambalang, Pelatih Timnas John Herdman: Kami Harap Bawa Tim ke Piala Dunia 2030
Sebelumnya, Didit Prabowo diketahui mengunjungi kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis, 18 Juni 2026. Didit tiba menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna putih dan mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dipadukan dengan celana hitam. Ia juga terlihat membawa tas berwarna hitam saat memasuki rumah mantan Wali Kota Solo tersebut.
Pertemuan antara Didit dan Jokowi berlangsung secara tertutup selama kurang lebih 30 menit. Setelah pertemuan selesai, Didit tidak memberikan banyak keterangan kepada awak media yang menunggu di lokasi.
Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo atau yang akrab disapa Didit Prabowo (Istimewa)
Dengan kedua tangan terkatup, Didit hanya menyapa singkat sebelum masuk ke dalam kendaraannya. Sementara itu, Jokowi tampak mengantar kepergian putra Presiden Prabowo tersebut hingga ke depan rumah sebelum kembali melanjutkan aktivitasnya.
Penjelasan dari Istana sekaligus menepis berbagai spekulasi yang muncul terkait pertemuan Didit dan Jokowi. Pemerintah menegaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi biasa yang dilakukan dalam suasana Hari Raya Tahun Baru Islam.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)