Dibegal, 2 Remaja Bekasi Tewas-1 Orang Luka-luka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jun 2026, 11:40
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Mayat kedua korban begal Bekasi yang tergeletak di selokan. Mayat kedua korban begal Bekasi yang tergeletak di selokan.

Ntvnews.id, Jakarta - Dua remaja di Bekasi tewas dan satu lainnya luka-luka. Ini terjadi setelah ketiganya jadi korban begal.

Peristiwa ini terjadi Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi Jumat, 19 Juni 2026 dini hari tadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya Cimuning.

Korban tewas bernama Dafa (17) dan Kiki (19). Sementara korban luka, yakni Muhamad Ito Alkhalifi (18). Mayat korban tergeletak di sebuah selokan. 

Menurut keterangan korban Muhamad, peristiwa bermula saat ketiganya sekitar pukul 03.00 WIB berboncengan dari rumah. Mereka hendak mengantar korban Kiki ke Perum BTR.

Baca Juga: Polda Metro Ungkap Hasil Visum Model AWS, Luka Disebut Bukan karena Begal

Sesampainya di jalan keluar Perum MGT, para korban bertemu dengan pelaku. Para pelaku menumpang dua sepeda motor motor, di mana satu motor ditumpangi tiga orang pelaku.

"Pelaku langsung mengejar sepeda motor kami sampai di lokasi kami dibacok dengan menggunakan sajam celurit dan motor kami diambil oleh pelaku," ujarnya.

Sementara menurut saksi bernama Tera, awalnya ia sedang di dalam sebuah warung. Lalu, tiba-tiba ia mendengar suara motor jatuh di jalan depan warung.

"Saat itu saya kira ada kecelakaan, begitu ditengok keluar ada motor jatuh dan satu motor ada lagi dinaiki tiga orang sambil pegang celurit panjang," tuturnya.

Selain itu, Tera melihat ada korban tergeletak. Kemudian Tera menuju belakang warung dan memanggil temannya. Namun begitu temanya keluar, pelaku sudah pergi.

Selanjutnya korban bangun dan duduk serta mendekati warung. Korban minta dipesankan ojek online (ojol) oleh saksi.

"Pesan ojol untuk korban pulang, namun dibatalkan oleh warga yang datang ke TKP sehingga korban tetap menunggu rebahan di teras ruko depan Warung Sop Janda," jelas Tera.

Polisi tengah menyelidiki kasus ini. Pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi sudah dilakukan.

x|close