Raffi Ahmad Sempat Hubungi Seskab Teddy dan Dasco Usai Namanya Dikaitkan dengan Kasus Blueray

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jun 2026, 17:57
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Raffi Ahmad Raffi Ahmad (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengambil langkah cepat dan strategis setelah namanya mendadak muncul dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Tak ingin spekulasi ini semakin liar di publik, pria yang akrab disapa Sultan Andara ini mengaku telah melakukan koordinasi tingkat tinggi dengan pihak Istana dan pimpinan parlemen sebelum menggelar konferensi pers.

Raffi mengungkapkan bahwa langkahnya bicara ke publik bukan tanpa arahan. Ia telah menjalin komunikasi intensif dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya serta Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

"Saya sudah berkomunikasi sama Istana, sama Pak Seskab Teddy. Saya juga berbicara kepada pimpinan DPR, Pak Dasco," ujar Raffi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut Raffi, komunikasi tersebut bertujuan untuk meminta saran terkait posisi hukum dan etika dirinya sebagai pejabat negara. Sebagai sosok yang kini berada di lingkaran pemerintahan, Raffi menyadari setiap langkahnya kini berdampak pada citra lembaga kepresidenan.

Atas saran dari para tokoh tersebut, Raffi memutuskan untuk menunjuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sebagai pendamping hukumnya. Pemilihan Hotman dinilai sebagai langkah untuk memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan.

"Ya sudah, (sarannya) cari pengacara yang kompeten, yang benar-benar bisa membantu untuk semua ini. Tanyakan apa langkah terbaik untuk membersihkan nama sendiri, nama pribadi, dan juga benar-benar jangan sampai ini terbawa ke ranah politik," tegas Raffi.

Raffi menekankan bahwa keputusannya untuk muncul dan memberikan klarifikasi bukan sekadar urusan pribadi, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral atas jabatan yang ia emban saat ini.

"Buat saya sekarang sangat penting karena sekarang ada kepercayaan dari negara ini. Saya harus meluruskan. Jangan sampai ada persepsi yang salah terkait integritas saya dalam menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden," jelasnya lagi. 

Sebelumnya, Nama Raffi Ahmad kemudian mencuat dalam persidangan yang digelar pada 5 Juni 2026. Dalam fakta persidangan, terungkap adanya catatan atau keterangan terkait kunjungan Raffi Ahmad ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat. Hal inilah yang kemudian menjadi bola panas dan dikaitkan dengan aliran dana atau fasilitas dalam kasus korupsi tersebut.

Raffi Ahmad melalui tim hukumnya kini tengah bersiap memberikan bukti-bukti tandingan untuk membuktikan bahwa kunjungannya ke luar negeri tersebut tidak memiliki kaitan dengan PT Blueray Cargo yang tengah diusut oleh KPK.

x|close